Laporan: Wahyu Widodo

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya membentuk karakter siswa yang mandiri dan berjiwa kebersamaan, SMP IT Insan Madani Kota Semarang menggelar kegiatan Perkemahan Siswa di Bumi Perkemahan Agrowisata Kuncen, Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (22–23/5), diikuti oleh 70 siswa dari berbagai jenjang kelas.

Kepala SMP IT Insan Madani, Widi Setianah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tak sekadar rekreasi, melainkan sarana untuk menumbuhkan jiwa mandiri dan semangat kolaborasi antarsiswa.

Baca Juga:  PKS Solo Kukuhkan Pengurus Baru 2025–2030: Mantapkan Sinergi dan Pelayanan untuk Kota Surakarta

“Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk mandiri, bekerjasama, dan memiliki semangat kebersamaan. Mereka belajar mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, dan mengatur diri dalam situasi nyata,” ujar Widi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Berbagai agenda disiapkan selama perkemahan, di antaranya lomba tingkat, outbound, serta pelatihan keterampilan dasar seperti mendirikan tenda dan memasak secara mandiri. Semua aktivitas dirancang dengan pendekatan edukatif namun tetap menyenangkan.

Salah satu peserta, Luqman, siswa kelas VIII, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini. Ia merasa banyak mendapat pelajaran baru yang tidak diperoleh di dalam kelas.

Baca Juga:  Polres Malang Dukung Pemulihan Pascabencana dengan Berbagi Makanan Bergizi kepada Pelajar

“Kami belajar banyak hal, seperti mendirikan tenda, memasak sendiri, dan mengatur keperluan pribadi. Semuanya dilakukan secara berkelompok dengan suasana kekeluargaan. Seru sekali!” tuturnya dengan wajah berbinar.

Tidak hanya siswa, para guru dan pembina juga turut serta mendampingi kegiatan untuk memastikan keamanan sekaligus memberikan pendampingan karakter. Suasana alam Agrowisata Kuncen yang asri dan sejuk turut menambah kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga:  Tanggul Jebol, Warga Panik! Polres Lumajang Gerak Cepat Evakuasi Korban Lahar Dingin

Dengan semangat learning by doing, pihak sekolah berharap kegiatan perkemahan ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan menjadi salah satu bentuk pendidikan karakter yang efektif.

“Kami percaya bahwa pendidikan sejati tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Di sinilah siswa diuji untuk bisa menerapkan nilai-nilai yang diajarkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Widi.

Perkemahan ini menjadi salah satu bentuk konkret dari pendidikan berbasis pengalaman, yang menyatukan unsur pendidikan, petualangan, dan kebersamaan dalam satu rangkaian kegiatan positif bagi para siswa. (*)