Diduga Akibat Kelalaian! Kebakaran Hanguskan Dapur Warga, Polsek Cepogo Sigap Tangani Peristiwa, Tidak Ada Korban Jiwa

Laporan: Tedy M

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Kepanikan sempat menyelimuti warga Dukuh Kedungbanteng, Desa Cabeankunti, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Selasa (5/5/2026) pagi. Kobaran api tiba-tiba membesar dan melalap dapur milik seorang warga lanjut usia, Hadi Mulyono (61). Beruntung, kesigapan warga bersama aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah amukan si jago merah meluas ke bagian rumah lainnya.

Peristiwa menegangkan ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, insiden bermula dari aktivitas korban yang membakar kabel bekas sejak pukul 06.00 WIB di sekitar rumahnya. Setelah merasa api telah padam, korban kemudian meninggalkan lokasi untuk pergi ke ladang.

Baca Juga:  Mudik Lebaran 2025 di Malang: Kerahkan Ribuan Personel Gabungan Siap Kawal Arus Perjalanan Pemudik

Namun, dugaan awal menyebutkan bara api ternyata belum sepenuhnya mati. Tanpa disadari, api kembali menyala dan perlahan merambat ke material mudah terbakar di area dapur. Tak butuh waktu lama, api pun membesar dan memicu suara letupan kecil yang mengundang perhatian warga sekitar.

Saksi yang mengetahui kejadian tersebut langsung berteriak meminta bantuan. Warga pun berbondong-bondong datang dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Di tengah kepanikan, laporan segera diteruskan ke Polsek Cepogo dan petugas pemadam kebakaran.

Tak berselang lama, jajaran Polsek Cepogo tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan awal serta pengamanan area agar api tidak semakin meluas. Kehadiran aparat membuat proses evakuasi dan pemadaman berjalan lebih tertib.

Baca Juga:  PTDH Jadi Alarm Keras! Kapolres Tanjung Perak Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Sekitar pukul 10.10 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Boyolali akhirnya tiba dan langsung berjibaku dengan kobaran api. Dalam waktu kurang lebih 15 menit, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Meski tidak sampai merembet ke seluruh bangunan rumah, kebakaran tersebut telah menghanguskan dapur berukuran sekitar 4 x 9 meter beserta peralatan di dalamnya. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara mengindikasikan bahwa kebakaran dipicu oleh kelalaian, yakni api dari pembakaran kabel yang belum benar-benar padam.

Baca Juga:  Nusakambangan Jadi Saksi Penguatan Karakter Pegawai Imigrasi

Petugas di lokasi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat musim kemarau.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Hindari pembakaran sembarangan karena risikonya sangat besar,” tegas petugas.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya api yang tampak sepele namun bisa berujung petaka. Berkat respons cepat Polsek Cepogo, warga, dan tim damkar, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!