Diduga Microsleep, Truk Hantam Dua Kendaraan di Tol Waru–Sidoarjo, Grand Max Ringsek Terjepit dan Tiga Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Laporan: Ninis Indrawati
SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Km 747+200 jalur A Ruas Tol Waru–Sidoarjo, Jumat (17/4/2026) siang. Insiden tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa nahas ini diduga kuat dipicu kelalaian pengemudi truk yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara.
Kanit PJR 2 Ditlantas Polda Jatim, AKP Mulyani, menjelaskan kronologi kejadian bermula dari sebuah truk bernomor polisi L 8328 DAA bermuatan batu bara yang berhenti di bahu jalan luar. Truk tersebut mengalami kendala teknis berupa kerusakan pada baut roda.
Tak lama berselang, sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max bernomor polisi W 8289 QA yang dikemudikan David Ramadhan turut berhenti di belakang truk tersebut. Kendaraan itu diketahui membawa muatan alat-alat mekanik.
“Dua kendaraan ini sama-sama berhenti di bahu jalan tol, tepatnya di ruas Surabaya–Gempol arah Pasuruan,” ujar AKP Mulyani.
Namun situasi berubah drastis ketika sebuah truk tanpa muatan bernomor polisi L 8313 US yang dikemudikan M Faris tiba-tiba oleng ke kiri. Diduga kuat, sopir dalam kondisi mengantuk hingga kehilangan kendali kendaraan.
Truk tersebut kemudian menghantam keras mobil pikap yang sedang berhenti di bahu jalan. Benturan hebat membuat pikap terdorong ke depan dan menghantam bagian belakang truk bermuatan batu bara.
Akibatnya, mobil pikap ringsek parah karena terjepit di antara dua kendaraan besar tersebut.
“Benturannya cukup keras. Pikap sampai terjepit di antara dua truk,” jelasnya.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap para korban. Tiga orang yang mengalami luka, termasuk pengemudi truk penabrak, segera dilarikan menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban luka berjumlah tiga orang dan semuanya sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ungkap AKP Mulyani.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo guna proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami faktor penyebab pasti, namun dugaan sementara mengarah pada kelalaian pengemudi akibat kelelahan saat berkendara.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kondisi fisik pengemudi saat berada di jalan tol, terutama untuk menghindari risiko fatal akibat microsleep yang kerap terjadi tanpa disadari. (*)




Tinggalkan Balasan