Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya menjaga kelestarian alam dan mencegah potensi bencana di kawasan rawan, tiga personel Babinsa Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali bersama puluhan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Salatiga menggelar kegiatan penghijauan di lereng Pegunungan Merbabu, tepatnya di wilayah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Selasa (13/05/25).

Kegiatan ini dipimpin oleh Sertu Darsono dan menyasar area-area yang tergolong kritis akibat minimnya tutupan vegetasi. Lereng Merbabu sebagai salah satu kawasan penyangga lingkungan sangat rentan terhadap ancaman tanah longsor dan kekeringan, terutama saat musim hujan dan kemarau ekstrem.

Baca Juga:  Dekatkan Spesialis ke Pelosok, RS PKU Muhammadiyah Temanggung Luncurkan ‘SPELING’ Perdana di Malangsari, Bupati Beri Apresiasi Tinggi

Dalam keterangannya, Danramil 07/Selo Kapten Inf Slamet Jaka Mulyana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara aparat TNI dan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Penghijauan ini tidak hanya sebatas menanam pohon, tapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda – khususnya para mahasiswa – akan pentingnya menjaga lingkungan hidup,” ujarnya.

Baca Juga:  Go Charge Hadir di Selo, PLN Dukung Penuh EV Tour Ring Merapi

Kapten Slamet menambahkan bahwa pelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau satu pihak saja. Ia berharap kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan nasional untuk merawat bumi.

“Kegiatan semacam ini harus terus dilakukan secara berkesinambungan. Alam yang hijau akan menjadi benteng alami yang melindungi kita dari ancaman bencana seperti banjir, longsor, hingga kekeringan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Kos di Sidoarjo, Pria Asal Tulungagung Diringkus dengan 16 Paket Sabu

Aksi penghijauan ini mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa yang merasa mendapatkan pengalaman berharga sekaligus kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan. Selain menanam ratusan bibit pohon keras, kegiatan ini juga disertai dengan edukasi lapangan mengenai pentingnya ekosistem hutan bagi keberlangsungan hidup manusia.

Dengan sinergi lintas sektor seperti ini, diharapkan kawasan Merbabu bisa kembali hijau dan menjadi benteng ekologis yang kuat untuk masa depan. (*)