Kapolsek Bergas AKP Winarno, Bhabinkamtibmas Desa Pringsari Aipda Imam dan Kades Pringsari Bapak Zaenal saat meninjau tanggul jebol di sekitar Perum Griya Karangjati, Rabu (21/2) malam.

Ungaran, beritaglobal.net – Hujan lebat beberapa hari terakhir, membuat aliran sungai di wilayah Desa Pringsari mengalami peningkatan dan mengakibatkan salah satu bagian talud tergerus dan jebol, Rabu (21/2) malam.

Baca Juga:  PETI di Bolaang Mongondow Longsor, BNPB : 26 Korban Berhasil Dievakuasi, 7 Orang Meninggal Dunia dan 19 Orang Selamat

Kondisi talud dan tanggul yang jebol tepat di sekitar Perumahan Griya Karangjati. Akibat dari jebolnya talud ini sekitar 1 hektare area persawahan disekitar perumahan tergenang air.

Baca Juga:  Laut Halmahera Mengamuk! KM Indriani Tenggelam, TNI AL Bersama Tim Gabungan Turun Evaluasi Korban
Diskusi antisipasi menanggulangi luapan air ke area pemukiman

Menerima laporan masyarakat, Kapolsek Bergas AKP Winarno bersama seorang anggota Bhabinkamtibmas Aipda Imam serta Kades Pringsari Bapak Zaenal segera melihat kondisi dan memastikan keadaan sekitar pemukiman tidak dalam kondisi darurat bencana.

Baca Juga:  6 Hari Pasca Tsunami: Pengungsi Tsunami Selat Sunda Capai 40 Ribu Jiwa

Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho, melalui Kasubbag Humas AKP Teguh Susilo Hadi menjelaskan bahwa warga di sekitar wilayah bencana untuk tetap waspada, mengingat curah hujan ekstrem dalam sepekan terakhir yang dapat berakibat bencana banjir dan tanah longsor. (Agus S)