Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Polres Pasuruan Polda Jatim bersama Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan semakin mengintensifkan pengawasan terhadap harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional. Langkah ini diambil untuk mencegah lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.

Tim dari Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pasuruan melakukan pemantauan langsung ke beberapa pasar, termasuk Pasar Bangil, guna mengecek stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pangan. Dalam kegiatan tersebut, tim juga berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pasar untuk memperoleh data harga terkini.

Baca Juga:  Kapolres Pasuruan Mendapatkan Apresiasi Dan Penghargaan Dari Multipihak

Kasat Binmas Polres Pasuruan, Iptu Sunarti, menegaskan bahwa pemantauan ini bertujuan untuk mengantisipasi kenaikan harga yang tidak wajar serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa harga bahan pokok tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Jika ditemukan indikasi kenaikan yang mencurigakan, kami akan segera berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk mencari solusi,” ujar Iptu Sunarti saat melakukan pemantauan di Pasar Bangil, Rabu (5/3/2025).

Baca Juga:  Komisi C DPRD Tulungagung Tinjau RSUD dr. Iskak: Evaluasi Pelayanan dan Inovasi Layanan Baru

Berdasarkan hasil pemantauan, beberapa bahan pokok mengalami fluktuasi harga. Cabai rawit merah, cabai merah besar, cabai merah keriting, gula, dan telur ayam ras tercatat mengalami penurunan harga. Namun, harga bawang merah dan bawang putih justru mengalami kenaikan, meskipun masih dalam batas wajar.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan harga tetap stabil, bahkan setelah perayaan Idul Fitri.

Baca Juga:  Lewat WhatsApp, Warga Malang Kini Bisa “Panggil Polisi” Seketika: Polresta Luncurkan Jogo Malang Presisi Digital

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga pangan agar masyarakat tidak terbebani. Langkah-langkah preventif akan terus dilakukan, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar AKBP Dani.

Lebih lanjut, ia berharap upaya yang dilakukan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama menjelang perayaan Idul Fitri yang biasanya diiringi dengan peningkatan kebutuhan bahan pokok.

“Harapan kami, harga tetap terkendali dan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir terhadap kenaikan harga bahan pokok yang signifikan,” pungkasnya. (*)