Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Salatiga pada Kamis (20/02/25) sejak siang hari mengakibatkan putusnya jembatan di Dusun Winong RT 01/RW 01, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, sekitar pukul 16.00 WIB. Jembatan sepanjang 40 meter ini merupakan jalur utama penghubung antara Dusun Winong dan Dusun Banyuputih, Kelurahan Sidorejo Lor.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerusakan total pada jembatan membuat aktivitas warga setempat terganggu. Banyak warga yang bergantung pada jembatan ini untuk mobilitas sehari-hari, sehingga putusnya jembatan membuat mereka sementara terisolasi.

Baca Juga:  Warga Dusun Geneng Keluhkan JPO Jalan Tol Semarang - Solo, Seksi Salatiga - Boyolali

Pemerintah Bergerak Cepat

Menanggapi insiden ini, pada Jumat (21/02/25), sejumlah pejabat daerah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Rombongan terdiri dari perwakilan Komisi C DPRD Salatiga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta aparat kepolisian yang dipimpin oleh Wakapolres Salatiga.

Anggota Komisi C DPRD Salatiga, Hartoko Budiono, menekankan pentingnya percepatan perbaikan jembatan agar warga dapat kembali beraktivitas normal.

Baca Juga:  Truk Ayam Terguling di Tanjakan Leter S Gunung Sarehan Sine: Sopir Selamat, Akibatkan Jalan Macet Total

“Kami rekan-rekan dari Komisi C mendorong Pemkot Salatiga melalui DPU-PR agar segera membenahi jembatan ini. Ini adalah akses vital bagi masyarakat, sehingga harus segera diperbaiki,” ujar anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Sementara itu, Kepala DPU-PR Kota Salatiga, Syahdhani Onang Prastowo, mengungkapkan langkah-langkah yang akan ditempuh untuk mempercepat proses perbaikan jembatan.

Baca Juga:  Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng Terapkan E-Tle Drone untuk Maksimalkan Penindakan di Exit Tol Salatiga

“Hari ini kami melakukan orientasi lapangan bersama tim teknis. Besok, Sabtu, akan dilakukan pengukuran topografi yang diharapkan selesai dalam satu hari. Minggu depan, kami targetkan penyelesaian desain dasar, dan pada Senin atau Selasa, nota dinas laporan kejadian akan diajukan untuk penetapan status ambrolnya jembatan sebagai bencana,” jelasnya.

Hujan Deras Sebabkan Struktur Jembatan Ambrol

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan ini runtuh akibat curah hujan tinggi sejak pukul 12.00 WIB hingga sore hari, yang menyebabkan aliran sungai di bawah jembatan meningkat drastis dan akhirnya merusak struktur jembatan.

Baca Juga:  Pramuka SIT Jawa Tengah Gelar Rapimsakoda: Sinergi dan Kolaborasi untuk Inspirasi

Pantauan di lokasi pada Jumat sore menunjukkan bahwa akses menuju jembatan telah ditutup sementara, dan pihak berwenang telah memasang garis polisi untuk menghindari warga yang mencoba mendekati area berbahaya tersebut.

Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen untuk segera memperbaiki jembatan ini guna memulihkan akses dan aktivitas warga di dua dusun yang terdampak. Warga diimbau untuk bersabar dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama. (*)