Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM  – Komitmen menjaga kelancaran mobilitas masyarakat terus ditunjukkan Polrestabes Surabaya melalui program “JOGO SUROBOYO”. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mengintensifkan patroli ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Surabaya guna mengantisipasi potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar.

Tidak hanya memastikan ketersediaan pasokan BBM bersubsidi tersebut, kehadiran personel Satlantas Polrestabes Surabaya juga bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU serta mencegah terjadinya antrean kendaraan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M, mengatakan bahwa patroli rutin dilakukan di sejumlah SPBU strategis yang menjadi titik vital distribusi BBM di Kota Pahlawan.

“Patroli intensif ini menyasar sejumlah titik SPBU strategis guna memantau langsung aktivitas pengisian bahan bakar dan memastikan pasokan Solar tetap aman bagi masyarakat,” ujar AKBP Galih Bayu Raditya, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan secara administratif, tetapi juga secara langsung di lapangan. Personel Satlantas diterjunkan untuk memantau kondisi riil di setiap SPBU, termasuk melihat perkembangan antrean kendaraan dan ketersediaan stok solar secara real-time.

Baca Juga:  Penghitungan Suara Pilkada Sidoarjo, Pleno Rekapitulasi Dimulai Hari Ini

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polrestabes Surabaya dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu distribusi BBM maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga siap melakukan pengaturan lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan di sekitar SPBU.

Jika ditemukan antrean kendaraan yang mengular hingga memakan badan jalan atau bahu jalan, petugas akan segera turun tangan untuk mengurai kepadatan dan memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar.

“Jika terjadi penumpukan arus lalu lintas di sekitar area SPBU, anggota Satlantas akan langsung bersiaga di tengah masyarakat untuk melakukan pengaturan jalan dan menjaga ketertiban,” jelas AKBP Galih.

Keberadaan petugas di lapangan dinilai penting untuk menghindari kemacetan yang dapat berdampak pada aktivitas ekonomi maupun distribusi barang dan jasa di Kota Surabaya.

Baca Juga:  Dua Pengedar Barang Haram Ditangkap, Polres Pasuruan Kota Sita Sabu Hampir 50 Gram

Dalam program pengawasan tersebut, petugas juga melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan pasokan Solar di masing-masing SPBU.

Pemantauan dilakukan secara real-time untuk memastikan stok tetap tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sopir angkutan barang, serta sektor logistik yang sangat bergantung pada BBM jenis Solar.

Selain itu, pengawasan dilakukan guna mencegah potensi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat.

“Aksi cepat tanggap Polrestabes Surabaya di lapangan dilakukan dengan mendatangi titik-titik SPBU guna memonitor ketersediaan pasokan Solar secara real-time dan mencegah potensi penyalahgunaan,” tegasnya.

Untuk memastikan distribusi Solar berjalan lancar, Satlantas Polrestabes Surabaya juga menjalin koordinasi intensif dengan pihak pengelola SPBU maupun Pertamina.

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif apabila terjadi peningkatan kebutuhan Solar di wilayah Surabaya Raya. Bahkan, jika diperlukan, penambahan armada mobil tangki distribusi juga siap didukung guna mempercepat pasokan ke SPBU yang membutuhkan.

Baca Juga:  Mas Kawin Rp 100 Ribu, Sari Sah Dinikahi Saputra di Lapas Semarang

Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari strategi bersama untuk menjaga stabilitas pasokan BBM sekaligus menghindari terjadinya antrean panjang di sejumlah titik.

AKBP Galih Bayu Raditya menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjaga kelancaran aktivitas dan roda perekonomian Kota Surabaya.

Menurutnya, distribusi BBM yang lancar memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, aktivitas transportasi, hingga distribusi logistik yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.

“Petugas secara langsung mendatangi titik-titik SPBU guna memonitor ketersediaan pasokan Solar secara real-time dan mencegah potensi penyalahgunaan. Upaya ini merupakan wujud pelayanan Polri untuk memastikan kelancaran mobilitas warga dan distribusi logistik di Kota Surabaya tetap aman serta kondusif,” pungkas AKBP Galih Bayu Raditya.

Melalui patroli rutin dan pemantauan distribusi Solar secara langsung, Polrestabes Surabaya berharap kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi, kemacetan dapat diminimalisir, dan situasi keamanan serta ketertiban di Kota Surabaya senantiasa terjaga dalam kondisi aman dan kondusif. (*)