Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Semangat sport tourism dan kebersamaan antar pecinta olahraga lari lintas alam kembali menghangat di kawasan Agro Wisata Kampoeng Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang. Dalam ajang Banaran Trail Run 2025 yang digelar pada Minggu (02/11/25), Kasdim 0714/Salatiga Mayor Cpl Purwanto turut ambil bagian sebagai salah satu peserta, menandai komitmennya dalam mendorong gaya hidup sehat serta penguatan hubungan lintas komunitas.

Event yang digelar oleh PTPN I Regional 3 ini sukses menarik minat sekitar 800 pelari dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya menjadi arena adu stamina dan ketangkasan, kegiatan ini juga dirancang sebagai bentuk sinergi antara sektor olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Baca Juga:  Jelang Pilkada Dipurbalingga , Operasi Prokes Tetap Jalan Terus

Tiga kategori jarak disiapkan panitia dengan tingkat tantangan berbeda, yaitu:

5K dengan elevation gain ±265 meter dan cut-off time 2,5 jam, 12K, dan 21K sebagai kategori jarak terjauh.

Mayor Cpl Purwanto menyebut bahwa keikutsertaannya bukan hanya sekadar berolahraga, namun juga bentuk dukungan nyata terhadap promosi destinasi wisata dan UMKM setempat.

Baca Juga:  76 Pelajar Dikukuhkan Jadi Duta Anti Korupsi 2025: Jatim Mantapkan Langkah Bangun Generasi Berintegritas

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain menyehatkan jasmani, juga mempererat silaturahmi antar peserta dan masyarakat, serta turut memajukan pariwisata dan UMKM daerah,” ujarnya kepada Pendim 0714/Salatiga.

Suasana acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme, terlebih dengan dukungan cuaca cerah yang membuat pengalaman berlari semakin menyenangkan. Sepanjang lintasan, peserta dimanjakan dengan pemandangan alam perbukitan Bawen yang hijau, kontur tanah yang menantang, serta hamparan perkebunan kopi yang menjadi ikon Kampoeng Kopi Banaran.

Baca Juga:  PSEL Benowo Jadi Role Model Nasional: AHY Dorong Kota Besar Terapkan Teknologi 'Waste to Energy

Selain menyehatkan, event ini juga memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha lokal. Puluhan UMKM yang terlibat dalam penyediaan kuliner, suvenir, hingga produk olahan kopi mencatat peningkatan penjualan dari kunjungan peserta dan wisatawan.

Dengan suksesnya pelaksanaan Banaran Trail Run 2025, diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat semangat olahraga, kebersamaan, promosi wisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Semarang. (*)