Kebakaran Dapur Warung di Gladagsari, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Laporan: Tedy M

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Kepanikan sempat menyelimuti Dukuh Gentansari, Desa Gladagsari, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, saat kobaran api tiba-tiba melahap dapur sebuah warung makan, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Beruntung, respons cepat dari jajaran Polsek Ampel dan warga sekitar berhasil mencegah api meluas.

Kebakaran tersebut menimpa warung milik Fery Dwi Heriyanto (32). Dapur berukuran sekitar 2 x 3 meter menjadi titik awal munculnya api. Dalam sekejap, kobaran api membesar dan menghanguskan sejumlah peralatan memasak. Kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp5 juta.

Menurut keterangan saksi di lokasi, peristiwa bermula saat salah satu karyawan tengah merebus air menggunakan kompor gas. Namun, kompor sempat ditinggal untuk mencuci beras. Nahas, saat kembali ke dapur, api sudah membesar dan terlihat menyala di bagian regulator gas.

Baca Juga:  Dari Curhat Pelajar ke Tindakan Nyata: Bupati Subandi Renovasi Rumah di Pucang Anom, Membawa Harapan Baru

Upaya pemadaman awal sempat dilakukan dengan menyiram air, namun api justru tak kunjung padam. Warga kemudian berinisiatif meminta bantuan petugas keamanan setempat. Berbagai cara dilakukan, mulai dari penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) hingga kain basah, tetapi kobaran api terus membesar.

Situasi yang semakin genting membuat warga akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, tim damkar Kabupaten Boyolali tiba di lokasi dan langsung berjibaku menjinakkan si jago merah.

Baca Juga:  Polres Tanjung Perak Gagalkan Penyelundupan Ranmor Ilegal Jaringan Internasional

Sementara itu, jajaran Polsek Ampel yang menerima laporan bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan pengamanan area, membantu proses evakuasi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran gas pada bagian regulator. Gas yang keluar kemudian tersambar api dari kompor, hingga memicu kobaran yang cepat membesar di area dapur.

Kapolsek Ampel melalui petugas di lapangan menyampaikan bahwa langkah-langkah penanganan telah dilakukan secara cepat dan terukur. Mulai dari menerima laporan warga, mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, hingga memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kejadian.

Baca Juga:  Sinoeng N Rachmadi dan PSI: Kolaborasi Penuh Semangat Muda untuk Salatiga yang Lebih Maju

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kejadian tersebut menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya dari penggunaan kompor gas di dapur.

Polsek Ampel juga mengimbau warga agar rutin memeriksa kondisi regulator dan selang gas, serta tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.

“Pastikan semua peralatan dalam kondisi baik dan aman. Kebocoran kecil bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani,” ujar petugas.

Peristiwa ini kembali menjadi alarm bagi masyarakat bahwa bahaya kebakaran bisa datang kapan saja, terutama dari hal-hal yang kerap dianggap sepele di dapur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!