Laporan: Ninis Indrawati

TULUNGAGUNG | SUARAGLOBAL.COM –  Dalam upaya memperkuat sinergi antara organisasi pencak silat dan aparat keamanan, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Gus Nabil Haroen, memberikan pembekalan kepada pengurus Pagar Nusa se-Kabupaten Tulungagung. Acara ini berlangsung di Gedung Sanika Satyawada, Mapolres Tulungagung, pada Sabtu (8/2/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi yang baik antara perguruan pencak silat dengan kepolisian guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Tulungagung.

Baca Juga:  Air Mata Perpisahan: Yasip Khasani Pamit, Robby Hernawan Siap Lanjutkan Kepemimpinan

Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan organisasi pencak silat.

Dalam sambutannya, AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan bahwa perguruan pencak silat, termasuk Pagar Nusa, merupakan mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga:  Kurang dari 48 Jam, Polres Malang Bongkar Kasus Curanmor Mobil HR-V hingga ke Madura

\”Kami terus membangun komunikasi dan koordinasi yang sinergis dengan 12 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Tulungagung, termasuk Pagar Nusa. Ini penting untuk menciptakan situasi yang kondusif serta menghindari potensi konflik,\” ujar AKBP Taat.

Komunikasi dan koordinasi ini tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga diterapkan di tingkat kecamatan dan desa. Bahkan, kepolisian menjalin hubungan langsung dengan tokoh-tokoh akar rumput (grassroot) untuk mempererat kebersamaan dan menyelesaikan potensi gesekan sejak dini.

Baca Juga:  Percepat Transisi! Khofifah dan Emil Gelar Sertijab Gubernur Jatim Lebih Awal, visi Gerbang Baru Nusantara Segera Dijalankan

Gus Nabil Haroen dalam pembekalannya menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga memiliki peran besar dalam membangun karakter dan moral generasi muda.

\”Pencak silat, terutama di lingkungan Nahdlatul Ulama melalui Pagar Nusa, harus menjadi kekuatan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Selain menjaga tradisi, kita juga harus ikut serta dalam menciptakan kedamaian di Tulungagung,\” tegas Gus Nabil.

Baca Juga:  Tragedi Tambang Trosono: Sopir Truk Tewas Tertimbun Longsor, Polres Magetan Ingatkan Bahaya Tebing Labil

Selain itu, ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota Pagar Nusa untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan serta menghindari segala bentuk konflik yang dapat merugikan masyarakat.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan Pagar Nusa semakin kuat dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Tulungagung.

Baca Juga:  Operasi Patuh Candi 2025: Pelanggaran Menurun, Tapi Kesadaran Berlalu Lintas Masih Rendah, Polrestabes Semarang Tindak 3.262 Pelanggar

\”Kami berharap kehadiran perguruan pencak silat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari bersama-sama mewujudkan Tulungagung yang aman, tentram, dan harmonis,\” pungkas AKBP Taat.

Acara ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir. Mereka menyatakan kesiapan untuk terus berkontribusi dalam menjaga keamanan serta berperan aktif dalam membangun daerah. (*)