Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menggelar razia mendadak di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta melaksanakan tes urine. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian, sebagai bentuk komitmen terhadap pemberantasan narkoba dan barang terlarang lainnya.

Razia ini juga menjadi wujud nyata pelaksanaan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Y. Ambeg Paramartha, dalam mendukung Program Akselerasi di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga:  Luapan Sungai Kamuning Rendam Lima Desa, Kapolres Sampang  Pimpin Langsung Penanganan Darurat

“Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, kami menggelar razia di kamar hunian dan lingkungan Rutan. Tujuannya untuk memastikan keadaan tetap aman dan kondusif, serta mendukung program pemberantasan narkoba dan barang-barang terlarang lainnya,” ungkap Redy, Minggu malam (15/12/24).

Pelaksanaan razia dilakukan secara mendadak untuk memastikan efektivitas kegiatan. Surat perintah dikeluarkan pada malam hari, sehingga tidak ada persiapan dari WBP. Razia mencakup pemeriksaan badan, kamar hunian, hingga area branggang di sekitar Rutan.

Baca Juga:  Bahagianya Berkurban, PKS Buru Tebar Kepedulian Lewat Empat Ekor Sapi di Idul Adha 1446 H

“Kegiatan ini kami laksanakan mendadak agar hasilnya lebih optimal. Petugas menyasar penggeledahan badan WBP, kamar hunian, serta area branggang di sisi samping dan belakang Rutan,” jelas Redy.

Menurut Redy, razia ini tidak hanya bertujuan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, tetapi juga menunjukkan komitmen petugas dalam menjaga disiplin dan integritas.

Baca Juga:  Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polsek Semampir Gencarkan Patroli Gabungan Jaga Kondusivitas Wilayah

“Ini adalah wujud komitmen kami untuk menjunjung tinggi disiplin, integritas, dan kepatuhan terhadap aturan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman,” tambahnya.

Di tengah cuaca hujan deras, petugas tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat. Komandan Jaga Malam Rutan Salatiga, Basuki, menyatakan bahwa seluruh kamar hunian diperiksa secara menyeluruh, dan tes urine dilakukan secara acak terhadap beberapa WBP serta petugas.

Baca Juga:  Subandi Menyapa Rakyat dari Pintu ke Pintu: 3 Rumah Tak Layak Huni Siap Direhab, Haru Warnai Tinjauan Lapangan

“Kami melaksanakan perintah pimpinan dengan tulus dan ikhlas. Terlebih lagi, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kondusifitas di Rutan Salatiga,” ujar Basuki.

Dari hasil razia, seluruh kamar hunian dinyatakan bersih dari barang-barang terlarang. Tes urine yang dilakukan terhadap 40 WBP dan sejumlah petugas menunjukkan hasil negatif dari penggunaan narkoba.

Baca Juga:  Robby Hernawan: Perempuan Adalah Motor Edukasi Kesejahteraan Finansial Keluarga

“Alhamdulillah, razia dan tes urine kali ini membuktikan bahwa Rutan Salatiga bebas narkoba dan barang terlarang. Semua hasil tes urine, baik dari WBP maupun petugas, menunjukkan hasil negatif,” jelas Basuki.

Rutan Salatiga selalu berupaya menjaga integritas dan mendukung pemberantasan narkoba sesuai arahan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Tengah, Kadiyono. Selain itu, Rutan Salatiga juga terus meningkatkan pelayanan dan pembinaan kepada WBP.

Baca Juga:  Bank Jatim Teken Kerja Sama dengan Kementerian Perdagangan untuk Dorong Ekspor UMKM Indonesia

Sebagai salah satu Rutan yang telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Rutan Salatiga juga meraih penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM dari Kementerian Hukum dan HAM RI pada bulan ini.

Dengan razia mendadak dan tes urine ini, Rutan Salatiga membuktikan keseriusannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dalam menghadapi momen-momen penting seperti Natal dan Tahun Baru. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Rutan Salatiga berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba. (*)