“Masa Putih Biru Tak Pernah Usang”, Reuni Perdana Alumni 2003/2004 Kaliwungu Banjir Kenangan
Laporan: Novi
KENDAL | SUARAGLOBAL.COM – Suasana haru, tawa, dan nostalgia bercampur menjadi satu dalam Reuni Perdana Alumni SMP PGRI 10 Kaliwungu angkatan 2003/2004 yang digelar di BUMDes Magelung, Minggu (12/4/2026). Mengusung tema “Mengenang Kembali Masa Indah di Sekolah”, acara ini menjadi momen berharga setelah lebih dari dua dekade para alumni terpisah oleh waktu dan kesibukan masing-masing.
Reuni ini bukan sekadar temu biasa. Lebih dari itu, menjadi ajang mempertemukan kembali sahabat lama yang selama 22 tahun hanya bisa saling berpapasan tanpa sempat menyapa. Kini, mereka duduk bersama, berbagi cerita, dan menghidupkan kembali kenangan masa putih biru.
Salah satu panitia, Vina, mengungkapkan bahwa reuni ini memiliki makna emosional yang sangat mendalam bagi seluruh alumni. Menurutnya, momen ini adalah kesempatan langka untuk kembali menjalin hubungan yang sempat terputus oleh waktu.
“Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah pertemuan sahabat lama yang telah berpisah lebih dari 22 tahun. Banyak yang dulu akrab, sekarang bahkan tidak saling mengenal lagi karena beda kelas atau jarang berkomunikasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, reuni ini juga menjadi ajang untuk kembali mengingat masa-masa indah di bangku sekolah. Tawa, canda, hingga cerita kenakalan remaja kembali dihidupkan dalam suasana penuh keakraban.
“Dari sekian banyak teman, mungkin ada yang dulu belum saling kenal. Nah, di sini kita bisa saling mengenal lagi, mempererat hubungan, dan membangun kembali kebersamaan,” jelas Vina.
Lebih lanjut, Vina berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di masa mendatang. Dengan kemajuan teknologi seperti grup WhatsApp, komunikasi antar alumni kini semakin mudah dijalin.
“Semoga reuni ini bisa mempererat tali silaturahmi. Harapannya ke depan bisa diadakan rutin setiap tahun, dan tentunya bisa lebih meriah lagi,” tambahnya penuh harap.
Sementara itu, salah satu alumni, Eni Wahyuni, mengaku sangat bahagia bisa hadir dalam acara tersebut. Baginya, reuni ini menjadi momen untuk kembali merasakan hangatnya persahabatan di masa SMP.
“Senang sekali bisa bertemu lagi dengan teman-teman lama. Ini seperti kembali ke masa kecil. Apalagi sekarang usia sudah hampir kepala empat, jadi momen seperti ini sangat berarti,” ujarnya dengan senyum.
Ia juga berharap reuni semacam ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut agar hubungan antar alumni tetap terjaga.
“Semoga ke depan acara seperti ini terus ada, supaya silaturahmi tidak terputus lagi,” pungkasnya.
Reuni perdana ini pun ditutup dengan penuh kebersamaan, foto bersama, serta komitmen untuk kembali bertemu di tahun-tahun berikutnya. Sebuah bukti bahwa waktu boleh berlalu, namun kenangan dan persahabatan sejati akan selalu menemukan jalannya untuk kembali. (*)





Tinggalkan Balasan