Laporan: S Hadi Purba

MEDAN | SUARAGLOBAL.COM – Hingga hari ketujuh pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2024, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) telah mengeluarkan ribuan tilang kepada para pelanggar lalu lintas. Menurut Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut AKBP Sonny W Siregar, tindakan penilangan dilakukan melalui berbagai metode, baik secara elektronik maupun manual, (22 Juli 2024).

“Memasuki hari ketujuh Operasi Patuh Toba 2024, kita sudah melakukan penindakan berupa tilang baik ETLE Statis, ETLE Mobile, dan Tilang Manual sebanyak 2.160 tilang,” ujar AKBP Sonny dalam keterangan resminya.

Baca Juga:  Gebrakan Baru Pasar Sitalang: Perayaan 5 Tahun, Inovasi, dan Harapan Menuju Pasar Wisata Malam

Dari total 2.160 tilang yang dikeluarkan, rincian penindakannya meliputi 30 tilang melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) statis, 8 tilang melalui ETLE mobile, 970 tilang manual, dan 1.152 tilang teguran. AKBP Sonny menjelaskan bahwa tilang tersebut diberikan kepada pengendara yang terlihat melakukan berbagai pelanggaran, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi.

Baca Juga:  Gila!! Masih SMP Sudah Bikin Geng dan Rencanakan Kumpulkan Anggota se - Kecamatan

Selain tindakan penilangan, personel Polda Sumut juga aktif memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada para pengemudi becak bermotor (Betor), kendaraan roda dua, dan kendaraan roda empat. 

“Kita juga melakukan kegiatan preemtif seperti penyuluhan tertib berlalu lintas kepada para pengendara serta sosialisasi terkait Operasi Patuh Toba 2024 ini, baik melalui media cetak, media online, dan media sosial,” tambah AKBP Sonny.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini dapat menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, mengurangi tingkat kecelakaan fatal, dan yang paling utama adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Baca Juga:  Polres Jember Gelar Latihan Pra Operasional Mantap Praja Semeru 2024: Persiapan Maksimal Jelang Pilkada

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menurunkan angka pelanggaran atau kecelakaan, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” pungkasnya. 

Operasi Patuh Toba 2024 ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam budaya berlalu lintas di Sumatera Utara, sehingga keselamatan dan kenyamanan di jalan raya semakin terjamin. (*)