Laporan: Ninis Indrawati

MALANG | SUARAGLOBAL.COM – Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan, Polresta Malang Kota menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin, 2 Juni 2025. Upacara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus memberikan penghargaan kepada personel dan mitra kerja yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam tugas dan pengabdian mereka.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, SH, SIK, MSi, yang dalam amanatnya menekankan pentingnya aktualisasi Pancasila dalam setiap aspek kerja kepolisian. Ia menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan panduan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas Polri sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.

Baca Juga:  Tangis Haru Wisuda Berbuah Peluang, Puluhan Lulusan LPK Serbaindo Siap Kerja ke Jepang, Alumni Serbaindo Jadi Leader di Negeri Sakura

“Revitalisasi nilai-nilai Pancasila adalah fondasi pembentukan karakter Polri yang profesional, berintegritas, dan dicintai masyarakat,” tegas Kombes Nanang di hadapan peserta upacara.

Penghargaan untuk Para Pengabdi dan Kolaborator Berprestasi

Baca Juga:  Babinsa Kalibening 'Perangi' Tikus Sawah: Gerdal Hama Jadi Langkah Nyata Jaga Ketahanan Pangan Salatiga

Sebagai bagian dari peringatan, Polresta Malang Kota memberikan penghargaan kepada 24 anggota Polri dan dua pejabat Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang atas kontribusi mereka dalam berbagai bidang, mulai dari pengungkapan kasus kriminal hingga prestasi olahraga dan pelayanan sosial.

Salah satu penghargaan paling menonjol diberikan kepada tim Satreskrim Polresta Malang Kota yang sukses membongkar kasus penculikan anak hanya dalam waktu tiga jam. Tim ini terdiri dari sembilan personel, termasuk lima anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), yang menunjukkan kecepatan dan profesionalisme luar biasa dalam merespons laporan masyarakat.

Baca Juga:  Beraksi Lintas Daerah, Komplotan Curanmor Dibekuk Polsek Kenjeran

Tak kalah penting, Kompol Mohammad Sholeh selaku Kasatreskrim dan Donny Sandito W, Kepala Dinsos Kota Malang, menerima penghargaan atas kolaborasi strategis mereka dalam mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menyelamatkan. (*)