Tangis Haru Wisuda Berbuah Peluang, Puluhan Lulusan LPK Serbaindo Siap Kerja ke Jepang, Alumni Serbaindo Jadi Leader di Negeri Sakura
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Tangis haru dan kebanggaan pecah dalam prosesi wisuda ke-13 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Serbaindo Salatiga yang digelar di Ballroom Laras Asri, Kamis (16/4/2026). Puluhan siswa tak kuasa menahan emosi saat memeluk orang tua mereka, menandai akhir perjuangan sekaligus awal perjalanan baru menuju dunia kerja global.
Sebanyak 85 siswa resmi diwisuda dalam momen tersebut. Namun di balik suasana emosional, tersimpan kabar menggembirakan: peluang kerja ke Jepang justru semakin terbuka lebar di tengah perlambatan sejumlah sektor industri dalam negeri.
Sebagian lulusan bahkan telah mengantongi sertifikasi bahasa Jepang level N3—standar kompetensi yang kini banyak diburu perusahaan di Negeri Sakura, terutama di sektor keperawatan (caregiver) dan layanan sosial.
CEO Serbaindo Group, Iman Abdul Rahman, mengungkapkan bahwa tren permintaan tenaga kerja dari Jepang mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini menjadi ironi sekaligus peluang, ketika industri domestik justru sedang mengalami perlambatan.

“Permintaan tenaga kerja dari Jepang justru naik. Sekali job order bisa mencapai 150 orang. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan serius,” ujarnya.
Menurut Iman, Jepang saat ini memasuki fase krusial dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja asing, khususnya yang memiliki keterampilan dan kesiapan kerja tinggi. Perubahan kebijakan dari sistem magang ke skema visa kerja menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan permintaan tersebut.
Dalam skema baru itu, kemampuan bahasa Jepang menjadi kunci utama. Lulusan dengan sertifikasi N3 dinilai memiliki daya saing lebih tinggi dibandingkan level di bawahnya.
“Dari sisi penghasilan juga berbeda. Untuk level N3, gaji bisa di atas Rp16 juta per bulan, lebih tinggi dibandingkan N4,” jelasnya.
Tak hanya unggul secara teknis, lulusan Serbaindo juga dikenal memiliki etos kerja dan kedisiplinan yang kuat. Hal ini terbukti dari kepercayaan yang diberikan dalam berbagai pelatihan lanjutan di Jepang, di mana mereka kerap ditunjuk sebagai pemimpin di antara peserta dari berbagai negara.
“Banyak dari mereka dipercaya menjadi leader di training center. Ini membangun citra positif di mata perusahaan Jepang,” tambahnya.
Fenomena tersebut turut membentuk branding tersendiri bagi lulusan Serbaindo. Bahkan, beberapa di antaranya sempat mendapat sorotan media Jepang hingga tampil di televisi nasional, memperkuat reputasi sebagai tenaga kerja yang kompeten dan adaptif.
Di sisi lain, meningkatnya permintaan ini juga membuka peluang ekspansi bisnis bagi Serbaindo Group. Penguatan ekosistem pelatihan terus dilakukan, termasuk menjalin kolaborasi dengan alumni yang telah bekerja di Jepang.
Hingga saat ini, lebih dari 800 tenaga kerja telah berhasil diberangkatkan ke Jepang. Dalam waktu dekat, angka tersebut diproyeksikan menembus 1.000 orang.
Fenomena ini menjadi bukti bahwa di tengah tekanan sektor domestik, pasar kerja global justru menghadirkan peluang baru. Bagi tenaga kerja yang memiliki keterampilan, disiplin, dan standar internasional, pintu menuju karier yang lebih menjanjikan kini terbuka semakin lebar.
LPK Serbaindo pun menjadi salah satu contoh bagaimana lembaga pendidikan vokasi mampu menjawab tantangan zaman dengan mencetak lulusan yang siap bersaing di panggung dunia. (*)




Tinggalkan Balasan