Setyoajie Prayoedhie, Kepala BMKG Banjarnegara saat berkoordinasi dengan seorang relawan di Posko Lapangan BPBD Banjarnegara (Foto: Dok BPBD)

Banjarnegara, beritaglobal.net – Pasca gempa bumi yang melanda wilayah Banjarnegara, Rabu (18/4/2018) siang kemarin, Posko Lapangan BPBD Banjarnegara mulai banyak menerima bantuan dari para donatur.

Dari hasil keterangan Kepala BMKG Bajarnegara, Setyoajie Prayoedhie, kepada beritaglobal.net, Kamis (19/4/2018), disampaikan bahwa tim relawan telah datang dari berbagai lapisan masyarakat, Tagana, Banser, PMI, – Polri.

“Saat ini tim relawan gabungan telah datang dari berbagai lapisan masyarakat, Tagana, Banser, PMI, – Polri,” ungkap Setyoajie.

Baca Juga:  Dewan Harian Cabang Badan Pengurus Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Salatiga Dilantik

Disampaikan lebih lanjut oleh Ajie (sapaan Setyoajie Prayoedhie), tadi malam dari Bank BRI sudah memberikan bantuan langsung berupa bahan sembilan bahan pokok (sembako) yang diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Banjarnegara. Sesuai info rapat koordinasi tadi malam, kebutuhan utama para pengungsi adalah beras, susu untuk balita, namun hingga update status siang ini belum mendapatkan data lebih lanjut.

Baca Juga:  Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Dorong Keamanan Investasi melalui Halal Bihalal di Kota Semarang

“Tadi malam dari Bank BRI juga sudah memberikan bantuan langsung berupa bahan sembilan bahan pokok (sembako) yang diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Banjarnegara dan sesuai info dari rapat koordinasi semalam, kebutuhan utama para pengungsi adalah beras, susu untuk balita, namun hingga update status siang ini, saya belum menerima data pastinya,” imbuh Ajie.

Penyuluhan tentang mitigasi gempa sekaligus menenangkan masyarakat terdampak telah dilakukan oleh Tim BMKG Banjarnegara.

Penyuluhan mitigasi bencana dan evakuasi kepada warga terdampak gempa bumi, di sampaikan oleh seorang staff BMKG Banjarnegara (Foto: Dok BPBD)
Baca Juga:  Kapolres Salatiga Pimpin Upacara Sertijab, Sejumlah Pejabat Baru Dilantik

“Tim dari BMKG juga sudah turun ke lokasi pengungsian untuk memberikan penyuluhan tentang mitigasi gempa sekaligus menenangkan masyarakat terdampak,” tambah Ajie terkait kinerja timnya.

Saat ini, kebutuhan untuk perbaikan rumah warga yang rusak dan roboh masih dilakukan pendataan, sehingga up date tentang kebutuhan bantuan apa yang paling dibutuhkan masih belum ada kejelasan. (Fera/Red)