Laporan: Andi Saputra

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Banjir yang melanda kawasan Genuk dan jalur Pantura Kaligawe Kota Semarang sejak lebih dari sepekan mendapat perhatian serius dari aparat Kepolisian Jawa Tengah. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo turun langsung meninjau kondisi banjir tersebut pada Rabu (29/10/2025), untuk memastikan seluruh layanan terhadap masyarakat terdampak berjalan dengan baik.

Didampingi unsur TNI, Pejabat Utama Polda Jateng, Polrestabes Semarang, serta instansi terkait lainnya, Kapolda meninjau beberapa titik genangan banjir sekaligus mengecek kesiapan Posko Tanggap Bencana yang telah didirikan di sejumlah lokasi. Selain berkoordinasi dengan petugas lapangan, Kapolda juga menyempatkan diri berdialog dengan warga terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Baca Juga:  Sumut Siap Sambut Pilkada Serentak: Pj. Gubernur Agus Fatoni dan Forkopimda Lepas Personel Pengamanan TPS

“Kami pastikan anggota Polri hadir di tengah masyarakat. Posko Tanggap Bencana, Dapur Lapangan, dan Tim Kesehatan sudah kami tempatkan agar warga merasa aman, terlindungi, dan mendapat bantuan yang cepat,” tegas Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.

Banjir yang terjadi selama delapan hari berturut-turut itu berdampak pada 3.300 kepala keluarga atau sekitar 8.300 jiwa di sembilan kelurahan wilayah Genuk dan sekitarnya. Kondisi banjir diperparah oleh curah hujan tinggi dan rob yang membuat air sulit surut.

Baca Juga:  Bangun Sinergi, BEM UPDN Nganjuk Jalin Dialog Terbuka dengan Kapolres

“Hari ini ketinggian air masih cukup tinggi. Harapan kami cuaca membaik sehingga air segera turun dan aktivitas warga bisa kembali normal,” ujar Kapolda.

Selain fokus memberikan bantuan kemanusiaan, Polda Jateng juga menaruh perhatian pada kelancaran arus lalu lintas di jalur Pantura yang merupakan jalur vital distribusi barang dan mobilitas masyarakat. Petugas diterjunkan untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan yang terhambat banjir.

Tidak sedikit kendaraan, khususnya sepeda motor, yang mogok saat memaksa melintas di jalan tergenang air. Untuk itu, Kapolda menegaskan bahwa pihaknya menyiapkan layanan towing gratis yang siap mengevakuasi kendaraan warga tanpa dipungut biaya.

Baca Juga:  Polres Magelang Kota Ungkap Sindikat Pencurian Sepeda Motor, 9 Tersangka Diamankan

“Kita siapkan towing khusus untuk evakuasi kendaraan roda dua yang mogok, sehingga warga bisa terbantu dan arus kendaraan tetap lancar,” imbuhnya.

Hingga saat ini, personel gabungan Polri, TNI, BPBD, dan relawan masih siaga di lokasi banjir dengan pola penjagaan 24 jam, memastikan bantuan tidak terputus dan situasi tetap kondusif. (*)