Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat oleh Polres Pasuruan bersama jajaran TNI, Satpol PP, serta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Pandaan. Pada Sabtu malam (6/9/2025), sinergi lintas sektor ini diwujudkan melalui patroli skala kecil di kawasan Pandaan, dengan fokus pada pencegahan peredaran minuman keras (miras) dan narkoba.

Patroli berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 23.30 WIB, menyasar titik-titik rawan yang kerap dijadikan tempat berkumpul, seperti warung kopi di sekitar ruko Meiko serta Pasar Dusun Klangkung, Desa Nogosari. Kedua lokasi tersebut dipilih lantaran dinilai berpotensi menjadi area konsumsi maupun distribusi barang terlarang.

Baca Juga:  Bupati Sidoarjo Dorong Perusahaan Perkuat Komitmen Untuk Pendidikan Anak Yatim

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk komitmen untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Pandaan.

“Kami ingin memastikan Pandaan tetap kondusif. Patroli ini adalah langkah preventif agar potensi gangguan keamanan dapat ditekan sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga:  Safari Ramadhan di Wonocolo: Camat Ajak Warga Wujudkan Kampung Madani

Senada dengan hal itu, Kapolsek Pandaan Kompol Bambang Sucahyono, SH menekankan pentingnya peran serta masyarakat, khususnya pemilik dan pengelola warung kopi, dalam menjaga ketertiban.

“Kami mengimbau agar warung kopi tidak menyediakan miras maupun fasilitas yang bisa mengarah ke penyalahgunaan narkoba. Semua pihak perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelang Ramadan, Tim Gabungan Nganjuk Sidak Pasar: Stok Aman, Harga Stabil

Patroli malam ini melibatkan gabungan personel dari Polsek Pandaan, Sat Samapta Polres Pasuruan, Koramil Pandaan, serta Satpol PP. Selama pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya indikasi peredaran miras maupun narkoba.

Dengan hasil tersebut, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Pandaan hingga kini dinyatakan aman, kondusif, dan terkendali. Aparat memastikan kegiatan serupa akan terus digencarkan sebagai bentuk konsistensi menjaga keamanan wilayah. (*)