Laporan: W Widodo

  SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah Salatiga bersama Dinas Pariwisata Kota Salatiga sukses menyelenggarakan Pawai Ta`aruf Piala Wali Kota ke-3 dan Festival Budaya Nusantara pada Sabtu (25/5/24) di Lapangan Desa Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Salatiga. 

Acara ini bertujuan untuk menjaga dan merayakan keberagaman yang ada di Indonesia. “Mudah-mudahan kegiatan kita bisa merangkai keberagaman Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk menjadi Rahmatan lil `Alamin,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Salatiga, Yayat Nur Hayat, dalam sambutannya.

Baca Juga:  Kapolsek Ujungpangkah dan Ketua Ranting Peringati HUT Bhayangkara ke-78 dengan Santunan Anak Yatim Piatu di Pondok Muhajirin Desa Banyuurip

Dengan tema “Merawat Keberagaman dalam Bingkai Pancasila,” acara ini menarik lebih dari seribu peserta dari berbagai lapisan masyarakat dan lembaga di Kota Salatiga. “Untuk peserta keseluruhan mencapai 1.224 orang, yang terdiri dari beberapa kalangan, mulai dari SD, SMP, dan pondok-pondok se-Salatiga, serta Orda dari Pondok Pesantren,” ujar Raul Hidayat, penanggung jawab pawai ta`aruf.

Baca Juga:  Mobil Pengangkut Makanan Bergizi Gratis Tabrak Siswa SD di Jakarta Utara, Begini Kronologinya

Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian acara haul KH Muhammad Zoemri RWS yang ke-9. Acara dimulai pada pukul 09.00 dan dibuka oleh perwakilan PJ Walikota yang menyampaikan sambutan dari Wali Kota Salatiga yang berhalangan hadir.

Kemudian, pawai dimulai dari seluruh kontingen melalui jalur yang telah ditentukan hingga kembali ke Lapangan Kecandran. Setelah pawai, acara dilanjutkan dengan Festival Budaya yang menampilkan berbagai penampilan dari seluruh kontingen yang berpartisipasi.

Baca Juga:  Aksi Nyata Anggota Polres Salatiga, Hasilkan Penghargaan Instansi Penggalang Dana Terbanyak Bulan Dana PMI Dari Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2022

Heru Prasetyo, anggota DPRD Kota Salatiga sekaligus tokoh masyarakat Dukuh, menyatakan bahwa sudah saatnya keramaian dan kegiatan tidak lagi hanya diselenggarakan di pusat kota. “Hal ini diharapkan mampu meningkatkan sumber daya masyarakat dan ekonomi sekitar,” ujarnya. (*)