Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengumumkan program ambisius untuk mendukung pendidikan inklusif.

Sebanyak 20.000 kuota beasiswa disiapkan oleh Pemkab Sidoarjo untuk siswa di berbagai jenjang pendidikan.

Baca Juga:  UNNES Gelar FGD; Bahas Tumpang Tindih Kewenangan dan Tantangan Reformasi Sistem Peradilan

Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi, mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk membantu anak-anak yang menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan.

Sebanyak 50% dari kuota beasiswa ini akan diprioritaskan untuk anak-anak yatim piatu dan mereka yang tidak memiliki akses pendidikan layak,” ungkap Subandi saat menghadiri acara tasyakuran di Pendopo Delta Graha Dwija PGRI, Sabtu (30/11/2024).

Ia menegaskan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang. “Kami ingin mencetak generasi muda Sidoarjo yang cerdas, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Program beasiswa ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk pendidikan,” tambahnya.

Baca Juga:  Salatiga Championship Rektor Cup II Resmi Dibuka, Danramil Sidomukti Tekankan Pencak Silat sebagai Pembentuk Karakter Bangsa

Acara tersebut turut dihadiri Ketua PGRI Jawa Timur, H. Djoko Adi Walujo, yang memberikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Sidoarjo. “Langkah ini menjadi angin segar bagi pendidikan di Sidoarjo. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, guru, dan masyarakat, kita dapat memastikan pendidikan berkualitas yang merata,” ujarnya.

Djoko juga menggarisbawahi peran penting guru dalam mewujudkan visi ini. Menurutnya, dukungan dari tenaga pendidik sangat diperlukan agar program beasiswa ini tepat sasaran.

Baca Juga:  Terungkap! Admin Grup Tak Pantas Diciduk Satreskrim Polres Gresik di Bali

Suprapto, salah seorang guru senior yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan optimismenya terhadap program ini. “Banyak anak di sekitar kita yang memiliki potensi besar tetapi terhambat oleh keterbatasan ekonomi. Program beasiswa ini menjadi harapan baru bagi mereka untuk meraih pendidikan yang lebih baik,” ujar Pak Prapto.

Ia juga menambahkan bahwa para guru siap mendukung upaya Pemkab Sidoarjo dalam memperluas akses pendidikan. “Kami akan bekerja sama memastikan anak-anak yang berhak menerima beasiswa benar-benar terdata dengan baik,” katanya.

Baca Juga:  “Gelar Karya Pemuda Salatiga” Jadi Panggung Kreativitas dan Persatuan: Kolaborasi Kodim 0714/Salatiga dan BWITHUS Semarakkan Sumpah Pemuda ke-97

Program beasiswa ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Sidoarjo dalam memperingati Hari Guru Nasional. Selain memberikan penghormatan kepada guru, inisiatif ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dengan program ini, diharapkan tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menanamkan harapan dan semangat baru bagi anak-anak di Kabupaten Sidoarjo untuk meraih cita-cita mereka. (*)