Laporan: Rizky Zulianda

SUMUT | SUARAGLOBAL.COM – Pada hari Senin, Pj Gubernur Sumut Hassanudin mengumumkan langkah aktivasi dan optimalisasi Posyandu di wilayahnya dengan tujuan menurunkan prevalensi stunting yang menjadi masalah kesehatan anak-anak di Sumut. Menyadari dampak negatif stunting terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, upaya ini dianggap sebagai strategi penting dalam meningkatkan kualitas hidup generasi muda.

Pada kunjungannya ke Desa Padang Brahrang, Kabupaten Langkat, Hassanudin memuji pencapaian Kabupaten Langkat dalam menekan prevalensi stunting serta menetapkan target penurunan prevalensi stunting di Sumut pada tahun 2024. Dengan lebih dari 18,90% kasus stunting di Sumut saat ini, upaya aktivasi Posyandu diharapkan dapat membawa perubahan positif yang signifikan.

Baca Juga:  Zulhas dan Gus Miftah Kunjungi Ponpes Al Khoziny: Kolaborasi Pemerintah–Santri untuk Bangun Generasi Tangguh Pasca Musibah

Posyandu dianggap memiliki peran penting dalam memberikan layanan kesehatan, edukasi gizi, pendampingan pertumbuhan anak, serta pemberian protein hewani yang dibutuhkan. Dengan diberdayakan secara maksimal, Posyandu diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menangani masalah stunting di Sumut.

Baca Juga:  Satlantas Polres Gresik Tindak Puluhan Truk Nakal dalam Operasi Gabungan di Sidayu

Kunjungan tersebut juga melibatkan Pj Ketua Tim PKK Sumut, Pj Bupati Langkat, Kepala BKKBN Sumut, Forkopimda Sumut, Forkopimda Langkat, dan kader PKK untuk meninjau langsung kegiatan Posyandu di Desa Seilimbat, Kabupaten Langkat. Berbagai kegiatan seperti imunisasi, penimbangan anak, edukasi gizi, serta bantuan langsung kepada anak yatim dan orangtua turut dilakukan dalam upaya pencegahan stunting.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 16/Tingkir Pantau Uji Coba Program Makanan Bergizi Gratis di Kecamatan Tingkir: Upaya Nyata Tingkatkan Kesehatan Anak SD

Diharapkan dengan kolaborasi antara berbagai pihak terkait dan keterlibatan masyarakat, aktivasi dan optimalisasi Posyandu 100% ini dapat memberikan kontribusi besar dalam menurunkan prevalensi stunting di Sumut dan menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan. (*)