Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen Polri dalam mendukung kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Bhakti Kesehatan yang menyasar sektor dunia kerja. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Salatiga menggelar kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) Paru bagi 500 karyawan PT AAJ yang berlokasi di Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Senin (22/06/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya nyata Polres Salatiga dalam membantu pemerintah menekan angka penyebaran penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TB) yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Tak hanya melibatkan personel kesehatan dari kepolisian, kegiatan ini juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor. Polres Salatiga menggandeng Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Puskesmas Mangunsari, serta Puskesmas Kalicacing untuk menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan yang komprehensif bagi para pekerja.

Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan gabungan diterjunkan secara maksimal. Sebanyak 15 tenaga kesehatan dari Puskesmas Mangunsari, 10 tenaga kesehatan dari Puskesmas Kalicacing, 6 personel Tim Dokkes Polres Salatiga, serta 7 petugas Dinas Kesehatan Kota Salatiga bekerja sama memberikan pelayanan kepada seluruh peserta.

Baca Juga:  Polres Simalungun Bongkar Jaringan Ganja 2,5 Kg di Kawasan Wisata Danau Toba: Lima Tersangka Diamankan

Ratusan karyawan PT AAJ tampak antusias mengikuti berbagai tahapan pemeriksaan yang telah disiapkan. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan rontgen dada, pengambilan dan pemeriksaan sampel dahak, hingga skrining kesehatan menyeluruh guna mendeteksi secara dini kemungkinan adanya gejala maupun indikasi penyakit TB Paru.

Melalui pemeriksaan tersebut, petugas kesehatan dapat melakukan identifikasi awal terhadap kondisi kesehatan peserta sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan kewaspadaan terhadap penyakit menular.

Kapolres Salatiga, AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tracing TB Paru merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan sosial menyambut Hari Bhayangkara Ke-80.

Baca Juga:  Bangun Sinergi dari Kweden Park, Kapolres Nganjuk Ajak Forkopimcam Ngetos Perkuat Kolaborasi Jaga Harkamtibmas

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh faktor keamanan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas kesehatan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran penyakit Tuberkulosis. Kesehatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Polri akan terus mendukung berbagai program kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar AKBP Ade Papa Rihi.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa deteksi dini menjadi langkah penting dalam memutus rantai penularan TB Paru. Semakin cepat penyakit teridentifikasi, maka semakin besar peluang pasien mendapatkan penanganan yang tepat sehingga risiko penularan kepada orang lain dapat diminimalkan.

Selain fokus pada pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para pekerja mengenai gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan Tuberkulosis. Kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dinilai menjadi kunci penting dalam upaya pengendalian penyakit menular.

Baca Juga:  Mapolsek Torjun Jadi Kelas Lapangan: Siswa TK Al-Mubarok Antusias Belajar Bersama Polisi

Lingkungan kerja yang sehat juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Dengan jumlah pekerja yang cukup besar dalam satu lokasi, deteksi dini terhadap penyakit menular menjadi langkah strategis untuk menjaga produktivitas perusahaan sekaligus melindungi kesehatan seluruh karyawan.

Sinergi yang terjalin antara Polres Salatiga, Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Puskesmas Mangunsari, dan Puskesmas Kalicacing diharapkan mampu memperkuat program pengendalian Tuberkulosis di Kota Salatiga. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat memerlukan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, fasilitas kesehatan, maupun dunia usaha.

Melalui kegiatan Bhakti Kesehatan ini, Polres Salatiga tidak hanya menunjukkan perannya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga. Semangat Hari Bhayangkara Ke-80 pun diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, yakni menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit sejak dini. (*)