Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dua tersangka penyebar video pornografi artis dan model diringkus Direktorat Reserse Siber (Ditresiber) Polda Jatim.

Kedua tersangka tersebut diringkus di rumahnya yang berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Baca Juga:  Cinta Kasih Natal Menyapa Balik Jeruji, Delapan Narapidana Rutan Salatiga Terima Remisi Khusus

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, mengatakan, kedua tersangka saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Ditsiber Polda Jatim.

Kombes Pol Dirmanto mengatakan modus operandi yang dilakukam tersangka adalah casting talent.

Baca Juga:  AKBP Veronica Pimpin Langsung Latpraops Zebra Candi 2025, Tegaskan Polri Hadir dengan Ketulusan dan Teknologi, Wujudkan Kamseltibcarlantas Aman dan Berkelanjutan

\”Jadi korban ini akan dipekerjakan sebagai model namun pada saat proses rekrutmen korban ini sedang ganti pakaian di kamar ganti itulah ada camera tersembunyi,\” kata Kombes Dirmanto, Jumat (20/12/2024).

Diketahui dari hasil pemeriksaan tersangka, bahwa perbuatanya dilakukan dari tahun 2015 -2023.

Kasus ini baru terungkap setelah beberapa waktu lalu ada korban yang melaporkan kasus tersebut.

Baca Juga:  Ganja 230 Gram Dalam Bungkus Snack! Aksi Licik Gagal Total di Rutan Surabaya, Ini Jelasnya

\”Untuk korban yang melapor sampai saat ini masih ada Lima orang,\” jelas Kombes Dirmanto.

Kombes Dirmanto juga mengungkapkan bahwa selama kurun waktu tersebut sudah ada ratusan orang yang menjadi korban.

\”Korban ini tertarik karena di iming – imingi pekerjaan untuk menjadi model,\”kata Kombes Dirmanto.

Baca Juga:  Polda Jatim Tegaskan Penangkapan Iv di Bandara Juanda Sesuai Prosedur, Bantah Isu Peran Pengganti

Kabidhumas Polda Jatim juga menghimbau bagi masyarakat yang menjadi korban tersangka S dan N yang ditangkap di Gresik ini agar melaporkan ke Polda Jatim.

\”Silahkan untuk melapor ke Polda Jatim, nantinya akan ditindaklanjuti,\” pungkasnya.

Baca Juga:  Ruwatan Sukerta 1959/2025 di Temanggung: Kirab Suro dan Wayang Kulit Semarakkan Malam Penuh Makna di Vihara Dharma Sarana

Sementara itu Dirressiber Kombes Pol. R. Bagoes yang diwakili Kasubdit Siber AKBP Charles P. Tampubolon mengatakan, terhadap Dua tersangka dikenakan Pasal tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 35 Jo Pasal 9 dan/atau 29 Jo Pasal 4 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

\”Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara,\” pungkasnya. (*)