Laporan: Ninis Indrawati

PONOROGO | SUARAGLOBAL.COM –  Untuk menjaga ketertiban masyarakat dan mengantisipasi gangguan keamanan menjelang akhir pekan, jajaran Polres Ponorogo, Jawa Timur, melaksanakan operasi malam terpadu pada Kamis malam (29/5/2025). Operasi yang dimulai sejak pukul 21.00 WIB ini berlangsung di kawasan Jalan Diponegoro, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo.

Dalam kegiatan ini, aparat kepolisian menargetkan berbagai pelanggaran yang sering meresahkan masyarakat, seperti aksi balap liar, penggunaan knalpot bising (brong), konsumsi miras di tempat umum, serta praktik premanisme yang marak di ruang publik.

Baca Juga:  “MPLS Ramah” Dindik Jatim 2025: Lawan Judi Online, Pinjol, dan Perundungan Demi Sekolah Aman dan Inklusif

Operasi dimulai dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kompol Suwito selaku Kabag SDM Polres Ponorogo. Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya peran Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Premanisme adalah bentuk ancaman terhadap rasa aman warga. Tindakan intimidatif, pungutan liar, dan bentuk lain dari aksi preman tidak bisa dibiarkan berkembang. Kami akan bertindak tegas terhadap siapapun yang mencoba meresahkan masyarakat,” ujar AKBP Andin pada Jumat (30/5/2025).

Baca Juga:  Arumi Bachsin Lantik 36 Ketua TP PKK, dr. Hj. Sriatun Subandi Resmi Pimpin TP PKK Sidoarjo

Dalam razia yang berlangsung selama satu jam tersebut, polisi menindak total 23 pelanggaran. Tiga sepeda motor diamankan, serta 20 surat kendaraan bermotor (STNK) disita untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tak hanya itu, satu orang juga diamankan karena diduga melakukan pemalakan terhadap pengguna jalan.

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari beberapa satuan di Polres Ponorogo. Selain bertujuan menjaga ketertiban umum, operasi ini juga untuk memberikan efek jera terhadap pelaku pelanggaran.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi menyambut baik langkah cepat kepolisian. Salah seorang warga, Suroto, menyampaikan harapannya agar razia semacam ini bisa dilakukan secara rutin.

Baca Juga:  Polda Jatim Berhasil Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Wilayah, Pelaku Beraksi Menggunakan Kunci T di Sidoarjo dan Malang

“Dengan adanya operasi seperti ini, kami sebagai warga merasa lebih tenang. Harapannya razia semacam ini terus dilakukan, apalagi di tempat-tempat yang rawan,” ujarnya.

Langkah preventif dan represif yang dilakukan Polres Ponorogo ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus sebagai sinyal kuat bahwa segala bentuk gangguan ketertiban tidak akan ditoleransi. (*)