Laporan: Ninis Indrawati

BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya mencegah tindak kriminal, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Polres Bangkalan menunjukkan langkah nyata dengan membagikan ratusan kunci ganda kepada masyarakat. Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi preventif untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian warga terhadap keamanan kendaraan pribadi mereka.

Kegiatan tersebut digelar usai pelaksanaan sholat Jum’at pada tanggal 23 Mei 2025, dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Diyon Fitrianto, S.H., M.H. bersama jajaran.

Sebanyak 150 unit kunci ganda dibagikan secara cuma-cuma kepada pengguna jalan, mahasiswa, serta petugas keamanan di sekitar Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Desa Telang, Kecamatan Kamal.

Baca Juga:  Karyawan SPBU Tertangkap Basah Edarkan Sabu di Bangkalan: Polisi Sita 4,75 Gram Sabu

“Langkah kecil ini semoga bisa membentuk kebiasaan baru masyarakat agar tidak abai terhadap keamanan kendaraannya. Menggunakan kunci ganda bisa menjadi tindakan pencegahan yang efektif untuk mengurangi risiko pencurian,” ujar AKP Diyon.

Reaksi masyarakat pun sangat positif. Warga yang awalnya sempat mengira ada razia, tampak senang saat mengetahui maksud dari kehadiran polisi di lokasi adalah untuk memberikan bantuan keamanan, bukan penindakan.

Baca Juga:  Ramadan Penuh Berkah! PLN UIT JBM Suntik Modal Peternak Ayam Gili Timur, 10 Keluarga Siap Naik Kelas

Selain membagikan kunci ganda, petugas juga memberikan edukasi singkat kepada para pengendara tentang pentingnya menjaga kewaspadaan dan segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian dan tanggung jawab kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara polisi dan masyarakat dalam mencegah kejahatan.

Baca Juga:  Melek Digital di Balik Jeruji: WBP Rutan Surabaya Dibekali Literasi Internet

“Masyarakat harus mulai menanamkan rasa memiliki terhadap barang berharganya. Jangan menyepelekan tindakan pencegahan sekecil apa pun, karena pelaku kejahatan selalu mencari celah,” ungkap AKBP Hendro.

Ia juga menganjurkan agar bagi yang memiliki kemampuan finansial lebih, bisa mempertimbangkan untuk memasang alat pelacak (GPS) di kendaraan mereka sebagai perlindungan tambahan

Langkah Polres Bangkalan ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengedepankan pendekatan humanis dan proaktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. (*)