Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas, Polres Pasuruan Kota melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) secara aktif melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2025. Fokus utama operasi ini adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi, khususnya yang melibatkan sepeda motor, mobil penumpang, dan mobil barang.

Berdasarkan data Satlantas, selama kurun waktu Januari hingga Juni 2025, tiga jenis kendaraan tersebut mendominasi keterlibatan dalam berbagai kecelakaan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Kondisi ini mendorong aparat kepolisian untuk mengambil langkah-langkah strategis guna mengurangi risiko kecelakaan.

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Semeru 2026 Dimulai, Polres Bondowoso Perkuat Sinergi Lintas Sektoral

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., menyatakan bahwa meningkatnya jumlah kecelakaan menjadi perhatian serius jajarannya.

“Kami melihat tren yang memprihatinkan. Karena itu, kami berkomitmen untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan di jalan raya,” ucap Kapolres, Senin (21/7/2025).

Dalam operasi ini, petugas gabungan dari Satlantas dan instansi terkait akan menindak para pengendara yang terbukti melanggar aturan, seperti tidak memakai helm, melanggar lampu lalu lintas, ngebut di luar batas kecepatan, serta tidak membawa dokumen kendaraan lengkap.

Baca Juga:  Aksi Sigap Kapolres Salatiga! Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Depan Makorem 073, Arus Lalu Lintas Lancar Kembali

Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Yulian Putra Prasviawan, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan pandang bulu dalam melakukan penindakan.

“Kami akan menindak secara adil semua pelanggar, terutama yang kasat mata dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Tujuan kami adalah menumbuhkan budaya tertib lalu lintas,” jelas AKP Yulian.

Baca Juga:  Harmony of Love & Prosperity Dijaga Ketat, Polisi Amankan Titik Keramaian Kota Malang

Operasi Patuh Semeru 2025 tak hanya berorientasi pada penindakan, namun juga mengedepankan pendekatan edukatif. Masyarakat diajak untuk lebih disiplin dalam berkendara, menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lain.

Dengan digelarnya operasi ini, diharapkan tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi warga Kota Pasuruan.

Mari bersama wujudkan jalan raya yang tertib dan bebas dari kecelakaan!. (*)