Laporan: Ninis Indrawati

MALANG | SUARAGLOBAL.COM – Guna menciptakan rasa aman dan mencegah dampak buruk dari potensi bencana alam, Polresta Malang Kota melalui Satuan Samapta terus meningkatkan kegiatan patroli berbasis pencegahan, yakni Patroli Perintis Presisi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan warga Kota Malang, khususnya di wilayah rawan banjir dan tanah longsor.

Baca Juga:  Peringatan Hari Bumi 2026, Kadindik Jatim Ajak Siswa Aktif Jaga Alam Lewat Aksi Nyata Penanaman Pohon

Kasat Samapta Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, SH, MH, menegaskan bahwa patroli ini bukan hanya berfokus pada pengamanan semata, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana.

“Kami bertanggung jawab untuk memastikan masyarakat memiliki informasi yang tepat dalam menghadapi ancaman bencana, sehingga risiko dapat diminimalisasi,” ujarnya pada Kamis (9/1/25).

Baca Juga:  Ukhuwah Mengalir di Tengah Banjir: JSIT Jateng Bantu Guru dan Sekolah Terdampak Banjir 

Patroli dilakukan secara intensif di beberapa titik rawan, termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kecamatan Sukun. Para petugas aktif berdialog dengan warga, menyampaikan himbauan agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Edukasi diberikan seputar langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari aktivitas berisiko di dekat sungai saat hujan deras.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Alutsista Jadi Tonggak Pertahanan Kedaulatan Negara

\”Kami terus mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menyumbat saluran air dan memperparah potensi banjir,\” tambah Kompol Wiwin.

Dalam upaya menekan angka kejadian tragis seperti tenggelamnya anak-anak, patroli juga memberikan pesan khusus kepada orang tua agar melarang anak-anak bermain di sekitar sungai, terutama saat musim hujan.

Baca Juga:  Rutan Surabaya Siapkan Langkah Pengamanan Ketat Jelang Natal dan Tahun Baru 2025

Kerjasama lintas lembaga menjadi strategi kunci dalam kesiapsiagaan bencana. Polresta Malang Kota aktif berkolaborasi dengan BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, serta berbagai organisasi kebencanaan untuk memperkuat koordinasi dan respons cepat saat bencana terjadi.

\”Dengan dukungan berbagai pihak, kami memastikan bahwa penanganan bencana dapat berlangsung lebih efektif, baik dari segi pencegahan maupun tanggap darurat,” ungkap Kompol Wiwin.

Baca Juga:  Presiden Joko Widodo Tempuh Satu Jam Menggunakan Helikopter Capai Lokasi Karhutla

Langkah terpadu yang diambil Polresta Malang Kota diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapan menghadapi bencana. Edukasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci dalam mengurangi dampak buruk, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif di Kota Malang. (*)