Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan gizi keluarga, Polsek Sukodono melalui Bhabinkamtibmas Desa Pademonegoro menggelar pendampingan kegiatan budidaya jagung di pekarangan milik warga setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang digalakkan oleh Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur.29/5/2025.

Pendampingan dilakukan di RT 26 RW 02 Dusun Pademonegoro, tepatnya di lahan seluas 150 meter persegi milik seorang warga bernama Rifa’i. Di atas lahan tersebut, ditanam sekitar 500 batang jagung yang tumbuh subur sebagai hasil dari kerja sama antara warga dan aparat kepolisian.

Baca Juga:  Jawa Timur Siap Jadi Pionir Beras Fortifikasi, Khofifah Tunggu Restu Regulasi dari Pusat

Kapolsek Sukodono, AKP Saadun, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu implementasi nyata sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan lokal.

Ia menegaskan bahwa program ini selaras dengan visi nasional untuk memperkuat swasembada pangan sebagaimana digariskan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita.

Baca Juga:  Kejurprov Bola Voli U-15 Resmi Dimulai di Sidoarjo: Momentum Cetak Generasi Atlet Unggul Jawa Timur

ā€œLewat gerakan ā€˜Polisi Cinta Petani’, kami tidak hanya hadir menjaga keamanan, tapi juga mendampingi warga untuk mandiri dalam hal pangan. Pekarangan rumah yang selama ini dibiarkan kosong, kini bisa menjadi sumber pangan sehat bagi keluarga,ā€ jelas AKP Saadun.

Selain melakukan pengecekan terhadap pertumbuhan tanaman jagung, Bhabinkamtibmas juga meninjau ketersediaan fasilitas pendukung pertanian seperti alat pertanian sederhana dan sistem pengairan. Warga pun menyambut baik inisiatif ini dan menunjukkan semangat tinggi untuk terus mengembangkan kebun mereka.

Baca Juga:  Dorong PAD Lebih Maksimal, Wabup Fauzan Dukung Bapenda Bangkalan Gali Potensi Riil Daerah

Program P2B ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Sidoarjo agar memanfaatkan lahan terbatas secara produktif.

Tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan keluarga, program ini juga mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang sejahtera dan aman. (*)