Presiden Prabowo Tutup KPPD di Akmil Magelang, Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Pengamanan VVIP Berjalan Lancar
Laporan: Wahono
MAGELANG | SUARAGLOBAL.COM – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Jawa Tengah berlangsung khidmat dan penuh makna. Didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., Presiden secara resmi menutup kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar di Akademi Militer Magelang, Sabtu (18/4/2026).
Dalam suasana tertib dan penuh perhatian, Presiden memberikan pengarahan langsung kepada para peserta KPPD yang terdiri dari Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. Momentum ini menjadi penegasan pentingnya peran legislatif daerah dalam mendukung arah pembangunan nasional.
Kegiatan KPPD sendiri mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia Emas 2045.” Forum strategis ini telah berlangsung sejak 15 hingga 19 April 2026 di kawasan Lembah Tidar, yang dikenal sebagai tempat bersejarah lahirnya calon-calon pemimpin bangsa.
Sebanyak 503 Ketua DPRD dari berbagai penjuru Tanah Air mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya mendapatkan pembekalan kepemimpinan, tetapi juga menyelaraskan visi dan langkah pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, demi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
Di balik kelancaran kegiatan tersebut, peran pengamanan menjadi sorotan utama. Pangdam IV/Diponegoro bertindak sebagai Pangkogasgabpad (Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu) yang memimpin langsung pengamanan VVIP Presiden RI. Sinergi solid antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.
Pengamanan dilaksanakan secara terpadu, profesional, dan humanis. Setiap detail diperhatikan secara maksimal, mulai dari kedatangan Presiden hingga penutupan acara. Hasilnya, seluruh agenda berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan berarti.
Kondisi yang kondusif ini memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan secara optimal. Tidak hanya itu, keberhasilan pengamanan ini juga menegaskan peran strategis TNI dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendukung penuh agenda pembangunan pemerintah.
Momentum penutupan KPPD ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat keamanan dalam membangun Indonesia yang lebih maju, stabil, dan berdaya saing menuju tahun 2045. (*)




Tinggalkan Balasan