Laporan: W Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menggelar sarasehan bertajuk program ‘Sapa Pagi’ yang diikuti seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Rabu (27/03).

Program yang digelar diselasar dalam Rutan ini, Kepala Rutan Salatiga Redy Agian secara langsung memimpin kegiatan memberikan petuah  dan pesan penting pada seluruh WBP.

“Lupakan kejadian kemarin yang sudah berlalu, jangan diungkit-ungkit lagi, jadikan pembelajaran, jangan menyalahkan orang lain. Terlebih di bulan Ramadan ini, marilah instropeksi diri, manfaatkan waktu dengan sebaik – baiknya, perbanyak ibadah, dekatkan diri kepada Tuhan YME,” katanya dihadapan seluruh warga binaan.

Baca Juga:  Dandim 0714/Salatiga Lepas Ratusan Prajurit Menuju Jakarta: Misi Penuh Makna, Loyalitas untuk Negeri

Redy menjelaskan selain sebagai bentuk sarana komunikasi dan memperkuat kebersamaan antar sesama WBP maupun petugas. Program ini diharapkan untuk membuka pikiran yang positif.

“Jangan fokus memikirkan perkara yang sedang dihadapi, tapi isi dengan kegiatan yang positif, ikuti program pembinaan yang ada, yang muslim ibadah ke masjid, yang nasrani silakan ke gereja. Manfaatkan fasilitas yang ada dengan sebaik – baiknya termasuk adanya perpustakaan untuk menambah wawasan pengetahuan,” jelasnya.

Baca Juga:  Diduga Bangunan Villa Tidak Berizin dan Gunakan Bantaran Sungai, Puluhan Warga Gelar Aksi Damai Tuntut Pembongkaran

Redy menambahkan kegiatan ini digelar sekaligus sebagai upaya memperkuat toleransi, wadah sambung rasa dan tentunya memberikan sosialisasi dan penyemangat untuk WBP terlebih di bulan ramadan.

Baca Juga:  BNPB Kerahkan Satgas Pompanisasi, Percepat Penanganan Genangan Semarang yang Tak Kunjung Surut

Diakhir, Redy Agian yang didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan Ruwiyanto berharap agar WBP saat mereka bebas nanti bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat. (*)