Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Puslitbang Polri) melaksanakan kegiatan evaluasi terhadap kendaraan dinas operasional yang digunakan oleh Polres Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kelayakan serta efektivitas kendaraan dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di lapangan.( 23/7/2025)

Rangkaian kegiatan berlangsung di Mapolres Pasuruan dengan dipimpin oleh Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., sebagai Ketua Tim. Turut hadir dalam kegiatan ini seorang ahli dari BRIN, Dr. Eng. Gadang Pritotomo, S.T., M.Si., yang memberikan pandangan teknis terhadap aspek inovasi dan riset kendaraan.

Baca Juga:  Unair Komitmen Tinggalkan Karangan Bunga, Ganti dengan Bibit Tanaman untuk Sambut Guru Besar

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan diawali dengan sambutan dari Kapolres Pasuruan serta pemaparan dari Ketua Tim Puslitbang.

Selanjutnya, para peserta disuguhi tayangan video profil Puslitbang Polri yang memperkenalkan tugas dan fungsi lembaga tersebut. Paparan mengenai metode dan tujuan evaluasi kendaraan operasional juga disampaikan secara menyeluruh.

Baca Juga:  Budaya Tertib Jadi Target Utama Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Lumajang

Tim kemudian melakukan pemeriksaan langsung terhadap sejumlah kendaraan operasional milik satuan-satuan di bawah Polres Pasuruan, termasuk kendaraan di jajaran Polsek.

Pemeriksaan dilakukan di lapangan apel, mencakup aspek teknis, fisik, serta dokumentasi kendaraan. Kegiatan juga disertai sesi wawancara dengan personel yang bertanggung jawab atas kendaraan tersebut.

Dari hasil evaluasi awal, mayoritas kendaraan masih tergolong layak untuk digunakan. Namun, ditemukan pula beberapa unit dengan kondisi teknis menurun, yang kemudian direkomendasikan untuk mendapatkan perhatian dalam program peremajaan armada.

Baca Juga:  Polres Blitar Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel untuk Pengamanan Pilkada 2024

Puslitbang Polri menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polres Pasuruan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini, termasuk keterbukaan informasi dan koordinasi yang baik. Seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, mencerminkan profesionalisme institusi dalam menjaga kualitas sarana operasional di tingkat kewilayahan. (*)