Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana halaman Mapolda Jawa Timur sejak pagi buta tampak berbeda pada Sabtu (6/6/2026). Ribuan pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara memadati lokasi untuk mengikuti Bromo KOM XII 2026, event balap dan tantangan sepeda paling bergengsi yang dijuluki sebagai “naik hajinya para cyclist”.

Tahun ini, Bromo KOM XII menjadi semakin istimewa karena masuk dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus mempertegas sinergi antara dunia olahraga, pariwisata, dan institusi kepolisian.

Acara pelepasan peserta dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Nanang Avianto, yang memberikan semangat dan pesan keselamatan kepada seluruh peserta sebelum menempuh perjalanan panjang menuju kawasan pegunungan Bromo yang terkenal dengan tanjakan ekstrem dan panorama alam memukau.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya Bromo KOM yang kini memasuki penyelenggaraan ke-12.

“Pada kesempatan pagi ini, saya mengucapkan selamat atas pelaksanaan Bromo KOM yang ke-12 dan Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Kapolda Jatim di hadapan ribuan peserta.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Kasus Perampokan di Minimarket Sidorejo, Pelaku Bersenjata Tajam Ditangkap

Menurutnya, event yang pertama kali digelar pada tahun 2014 tersebut telah berkembang menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Indonesia. Bahkan, Mapolda Jatim tercatat sudah sepuluh kali menjadi titik start bagi event yang selalu dinanti komunitas pesepeda nasional maupun internasional tersebut.

Di tengah semangat kompetisi dan tantangan menaklukkan jalur menuju Bromo, Kapolda Jatim mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama seluruh peserta.

Ia berharap seluruh cyclist dapat memulai perjalanan dalam kondisi prima dan menyelesaikan tantangan hingga garis finis dengan selamat.

“Berangkat dalam keadaan sehat dan sampai finish juga dalam keadaan selamat,” pesannya.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk saling menjaga, saling mengingatkan, dan mematuhi aturan selama perjalanan berlangsung.

Menurutnya, keberhasilan sebuah event bukan hanya diukur dari kemeriahan atau jumlah peserta, tetapi juga dari terciptanya keamanan dan keselamatan sepanjang kegiatan berlangsung.

Baca Juga:  Komitmen TNI di Wilayah Binaan, Proyek KDKMP Karangjati Dipastikan Berjalan Sesuai Standar

“Mari kita jaga bersama dan saling mengingatkan supaya pelaksanaan dari start sampai finish bisa berjalan dengan selamat,” tegasnya.

Bromo KOM selama ini dikenal bukan sekadar perlombaan sepeda. Event ini telah berkembang menjadi salah satu ikon sport tourism Jawa Timur yang mampu menarik perhatian wisatawan dan atlet dari berbagai penjuru dunia.

Rute yang membentang dari Surabaya menuju kawasan Bromo menawarkan kombinasi unik antara tantangan fisik dan keindahan alam. Para peserta tidak hanya diuji kemampuan mengayuh sepeda di tanjakan legendaris, tetapi juga disuguhi panorama khas Jawa Timur yang memesona.

Kapolda Jatim menilai keberadaan Bromo KOM memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata daerah sekaligus memperkuat citra Jawa Timur sebagai destinasi olahraga yang menarik.

“Semua masyarakat bisa mengikuti dan menikmati, baik sebagai peserta maupun sebagai penonton, mulai dari start sampai finish. Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur merupakan tempat yang sangat nikmat untuk dilaksanakan kegiatan olahraga,” ungkapnya.

Baca Juga:  IPPAFest 2025: Kreativitas Warga Binaan Menyapa Publik, Kolaborasi Kemenimipas dan Aloha PIK2 Buka Pasar Nasional hingga Mancanegara

Kesuksesan penyelenggaraan Bromo KOM XII tidak lepas dari kolaborasi erat antara Polda Jawa Timur dan penyelenggara, MainSepeda, bersama seluruh panitia serta berbagai pihak yang terlibat.

Kapolda Jatim menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga event dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan meriah.

Ia berharap Bromo KOM terus berkembang menjadi event yang lebih besar dari tahun ke tahun dan mampu menarik lebih banyak peserta dari dalam maupun luar negeri.

“Mudah-mudahan event ini akan berlanjut dari tahun ke tahun dan bisa lebih meriah lagi,” kata Irjen Nanang.

Dengan ribuan peserta yang turut ambil bagian, Bromo KOM XII 2026 kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu event sepeda paling prestisius di Indonesia. Selain mengusung semangat hidup sehat dan sportivitas, ajang ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus memperkenalkan keindahan alam Jawa Timur kepada dunia. (*)