Kondisi korban gantung diri saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di dapur rumah korban Dusun Krajan, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang

Ungaran, beritaglobal.net – Warga Dusun Krajan RT 01 RW 02, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dikejutkan oleh kondisi seorang ibu rumah tangga, Komariah (48), ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya, Senin (07/05/2018) sekira pukul 10.00 WIB.

Baca Juga:  Polres Boyolali Gelar Konferensi Pers Kasus Penganiayaan Kepala Desa Sendang, Polres Boyolali Tahan Tersangka

Berdasar data diterima beritaglobal.net, peristiwa gantung diri Komariah, saat seorang tetangga korban, Purwati (31), memanggil – manggil korban, dikarenakan akan diadakan pertemuan Penerima Keluarga Harapan (PKH) di rumah korban. Karena tidak ada jawaban dari pemilik rumah, kemudian Purwati masuk ke dalam rumah dan mencari korban ke beberapa ruangan. Hingga akhirnya Purwati mendapati korban dalam kondisi tergantung di blandar dapur dengan seutas selendang berwarna coklat di lehernya.

Baca Juga:  Tak Ada Ampun untuk Knalpot Brong! 127 Personel Polres Salatiga Turun ke Jalan, 47 Pelanggar Terjaring Dalam KRYD

Kapolsek Tuntang AKP K. Susanto saat dikonfirmasi beritaglobal.net, Senin (07/05/2018), membenarkan atas peristiwa gantung diri seorang warga di Dusun Karajan RT 01 RW 02, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang.

“Benar Mas, telah ada warga gantung diri,” ungkap Kapolsek Tuntang singkat.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi menjelaskan, “Mendapat laporan warga, petugas bersama tim medis langung tiba dilokasi untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan tidak di temukan tanda-tanda kekerasan, sehingga korban dinyatakan murni bunuh diri,” kata AKP Teguh.

Baca Juga:  Patroli Gabungan Anggota Polsek Mantingan Dan Koramil 0805/12 Mantingan Dalam Membantu Warga

Keluarga korban menyatakan telah memerima kejadian ini sebagai musibah, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, lalu jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga yang diterima oleh Kades Tlogo untuk dimakamkan. (Agus S/Dwi K)