Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menorehkan capaian penting dalam upaya pemberantasan narkoba. Pada Senin (22/9/2025), Rutan Salatiga secara resmi menerima sertifikat Lapas/Rutan Bersih dari Narkoba (BERSINAR) dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung.

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Kepala BNNK Temanggung, AKBP Triatmo Hamardiyono, kepada Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, dalam sebuah seremoni yang menegaskan sinergi antarlembaga dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan sehat dari penyalahgunaan narkotika.

“Terima kasih kepada Kepala BNNK dan jajaran. Sertifikat ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi dengan aksi nyata dalam rangka perang terhadap narkoba serta memastikan Rutan Salatiga nihil dari penggunaan maupun penyalahgunaan narkoba,” ujar Anton dalam sambutannya.

Baca Juga:  Festival Kulon Kayon Saparan Sleker 2025: Kolaborasi Perdana DISPORAPAR Jateng yang Memukau 

Implementasi Program Nasional

Anton menegaskan, penghargaan ini tidak hanya sekadar simbol, melainkan bukti nyata komitmen seluruh jajarannya dalam menjalankan program prioritas nasional. Pihaknya mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pemberantasan narkoba.

“Sebagai insan Pemasyarakatan, kita harus aktif dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kami rutin melaksanakan razia, penggeledahan, serta tes urine bagi petugas maupun warga binaan. Tidak hanya narkoba, kami juga pastikan tidak ada handphone, pungli, maupun barang terlarang lainnya yang beredar di dalam Rutan,” tegas Anton.

Baca Juga:  Peringatan HUT KORPRI, Petugas Rutan Salatiga Komitmen Beri Pelayanan Prima Terbaik Bagi Warga Binaan dan Masyarakat

Apresiasi dan Harapan dari BNNK

AKBP Triatmo Hamardiyono dalam kesempatan itu memberikan apresiasi atas langkah konkret yang dijalankan Rutan Salatiga. Ia menilai, capaian ini mencerminkan keseriusan jajaran Rutan dalam mengawal perang melawan narkoba.

“Kami mengapresiasi Rutan Salatiga yang telah aktif dan selalu bersinergi dengan BNNK. Harapan kami, koordinasi, sinergi, dan hubungan baik ini terus ditingkatkan sehingga benar-benar memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika jenis apapun di lingkungan pemasyarakatan,” ungkap Triatmo.

Baca Juga:  Humanis dan Responsif, Program Polantas Menyapa Tingkatkan Kepuasan Warga Sidoarjo

Fokus Rehabilitasi Warga Binaan

Selain melakukan pengawasan ketat, Rutan Salatiga juga tengah melaksanakan program rehabilitasi narkoba bagi warga binaan. Program ini bertujuan membekali mereka agar setelah bebas mampu menjalani kehidupan lebih baik, berkontribusi positif di masyarakat, serta tidak mengulangi tindak pidana yang sama.

Dengan pencapaian ini, Rutan Salatiga menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, bebas dari narkoba, sekaligus menjadi tempat pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan reintegrasi sosial. (*)