Seorang Pria Paruh Baya Meninggal Dunia Saat Berolahraga di Argomulyo Salatiga, Polisi Lakukan Olah TKP

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Aktivitas olahraga yang seharusnya menyehatkan justru berujung duka. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat tengah berolahraga di wilayah Argomulyo, Selasa sore (14/04/2026).

Peristiwa mengejutkan itu terjadi di trotoar Jalan Raya Semarang–Surakarta, tepatnya di kawasan Cebongan, seberang Bengkel Radiator King Arifin. Lokasi yang biasanya ramai aktivitas warga itu mendadak menjadi pusat perhatian setelah korban tiba-tiba ambruk.

Korban diketahui bernama BAWP Warsito Putro (44), warga Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Baca Juga:  Totok untuk Masa Depan: Klien Bapas Semarang Dapat Pelatihan Kemandirian, Asdep Kemenko PMK Turun Langsung Coba Hasilnya

Kapolsek Argomulyo, Aziz Ma’arif, mengungkapkan bahwa kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 15.45 WIB oleh warga yang berada di sekitar lokasi.

“Korban terlihat sedang berlari dari arah Tingkir. Setelah itu sempat berjalan, namun tiba-tiba terjatuh di trotoar. Saat didatangi saksi, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, warga yang panik langsung memberikan pertolongan dan berupaya menyelamatkan korban dengan membawanya ke RSUD Kota Salatiga. Namun sayang, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim medis.

Baca Juga:  Tingkatkan Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Tuban Terus Gencarkan Operasi Patuh Semeru 2025

Hasil pemeriksaan dari dokter jaga di RSU dr Soebarkat menyebutkan bahwa korban diduga meninggal akibat serangan jantung. Selain itu, ditemukan luka pada bagian wajah yang diduga akibat benturan keras saat korban terjatuh.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Argomulyo bersama Unit Identifikasi Polres Salatiga segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian.

Dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Portal Satu Data Sidoarjo: Terobosan Digital untuk Transparansi dan Pembangunan Berbasis Data

Pihak keluarga korban pun telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan autopsi dan menyatakan tidak akan menuntut pihak manapun.

Kapolsek Argomulyo mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi kesehatan, terutama saat melakukan aktivitas fisik seperti olahraga di luar ruangan.

“Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima. Jangan memaksakan diri apabila merasa kurang sehat, karena hal-hal seperti ini bisa terjadi secara tiba-tiba,” pungkas Aziz Ma’arif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!