Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG – Hamparan padi menguning di persawahan bengkok Desa Jambu, Kecamatan Jambu, Jumat (20/2/2026), menjadi saksi kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, dan para petani. Panen raya kali ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama jajaran Forkopimda.

Mewakili Dandim, Pabung Kodim 0714/Salatiga Mayor Inf Agung Budiyono turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah teritorial Kodim 0714/Salatiga.

Baca Juga:  Hangatnya Silaturahmi di Tanjung Perak, Polisi, Pers dan Mahasiswa Berbuka Bersama dan Santuni Anak Yatim

Tak hanya Gubernur, panen raya juga dihadiri Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, serta Bupati Semarang Ngesti Nugraha, dan sejumlah pejabat instansi terkait. Suasana akrab tampak saat para pejabat turun langsung ke sawah, memanen padi bersama petani.

Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi memberikan apresiasi tinggi kepada para petani yang tetap konsisten menjaga produktivitas di tengah tantangan cuaca ekstrem dan fluktuasi harga hasil pertanian.

“Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus memperkuat dukungan sarana dan prasarana agar hasil panen semakin optimal,” tegasnya.

Baca Juga:  Polresta Malang Kota Raih Penghargaan Satker Terbaik, Tegaskan Komitmen pada Transparansi dan Pelayanan Publik

Sementara itu, Mayor Inf Agung Budiyono menyampaikan bahwa TNI melalui Babinsa di wilayah binaan aktif melakukan pendampingan mulai dari proses tanam, perawatan, hingga masa panen. Pendampingan ini menjadi bentuk nyata keterlibatan TNI dalam menjaga stabilitas pangan.

“Panen raya ini bukan sekadar seremoni. Ini simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang tangguh dan mandiri,” ujar Mayor Agung penuh semangat.

Baca Juga:  Begini Jadinya Bila Enggan Melapor RT, Saat Bermalam di Lain Daerah

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban. Seusai panen simbolis, gubernur berdialog langsung dengan para petani, mendengar aspirasi mereka terkait kebutuhan pupuk, irigasi, hingga stabilitas harga gabah.

Panen raya di Desa Jambu ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi petani di Kabupaten Semarang untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Dengan sinergi yang solid antara pemerintah dan TNI, cita-cita swasembada pangan di Jawa Tengah bukan lagi sekadar wacana, melainkan target yang semakin nyata untuk diwujudkan. (*)