Laporan: W Widodo 

 SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Bakal Calon Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, menegaskan komitmennya untuk menjaga keberagaman yang telah menjadi ciri khas kota ini. Ia menyampaikan hal ini dalam acara silaturahmi dengan para praktisi pendidikan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Sekretariat PGRI Salatiga, Jalan Argo Bogo, pada Selasa (4/6/2024) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Sinoeng menekankan pentingnya kerja sama dari semua pihak untuk memajukan Salatiga dengan berpikir global melalui aksi-aksi lokal. “Keberagaman adalah kekuatan kita. Untuk memajukan Salatiga, kita perlu bergotong royong dan berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat,” ujarnya.

Fokus pada Pendidikan

Sinoeng juga menjadikan pendidikan sebagai salah satu prioritas utamanya. “Mewujudkan Salatiga sebagai Kota Pendidikan adalah salah satu upaya saya jika dipercaya memimpin kota ini,” tegasnya. Saat menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota, Sinoeng telah membuat langkah signifikan dengan memasukkan guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan guru sekolah Minggu dalam program insentif. “Yang terpenting bukanlah besar kecilnya insentif, tetapi bahwa perhatian itu sudah ada dulu,” katanya.

Baca Juga:  Kodim 0726/Sukoharjo Gelar karya Bakti TNI-Polri Bersih-bersih sungai di desa Kragilan

Ia juga menyoroti perbedaan insentif antara guru bersertifikasi dan nonsertifikasi yang terlalu jauh. “Guru nonsertifikasi perlu mendapatkan perhatian lebih,” tambahnya, menandakan keseriusannya untuk memperbaiki kesejahteraan para pendidik di Salatiga.

Kerja Sama dengan PGRI dan Internasional

Baca Juga:  Penyerahan Penghargaan dan Bantuan Oleh Pj. Bupati Bangkalan di Acara Penutupan Masa Jabatan

Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah pengurus PGRI Kota Salatiga, Sinoeng mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berdialog. Ia berkomitmen untuk menjalin kerja sama erat dengan PGRI Kota Salatiga jika nanti terpilih menjadi Wali Kota. Tidak hanya itu, Sinoeng juga berencana melanjutkan kerja sama internasional yang telah dirintis sebelumnya. Salah satu program yang diunggulkannya adalah kemitraan dengan Korea Selatan untuk memberikan beasiswa dan asrama bagi lulusan SMP dan MTs di Salatiga agar dapat melanjutkan pendidikan di negeri ginseng tersebut. “Ini adalah salah satu cara kita untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Salatiga,” jelasnya.

Baca Juga:  Salatiga Menyapa Dunia, Jejak Prasejarah Bertemu Kota Pendidikan: François Sémah Disambut Hangat di Salatiga

Harapan dan Tantangan

Dengan visinya yang inklusif dan berorientasi pada pendidikan, Sinoeng berharap dapat membawa Salatiga ke arah yang lebih baik. Tantangan tentu ada, namun dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, impian untuk melihat Salatiga sebagai kota yang lebih maju dan harmonis bukanlah sesuatu yang mustahil.

Sinoeng N Rachmadi, dengan segala rencana dan komitmennya, memperlihatkan bahwa kepemimpinan yang berpihak pada keberagaman dan pendidikan adalah kunci menuju masa depan yang lebih cerah bagi Salatiga. “Kita harus berpikir global, tetapi bertindak lokal. Hanya dengan cara ini kita bisa menghadapi tantangan zaman dengan bijaksana,” tutupnya. (*)