Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Puluhan warga di Kecamatan Waru dan Tulangan yang terdampak angin puting beliung mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Plt. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH., M.Kn., langsung turun ke lapangan pada Sabtu (30/11) untuk meninjau lokasi sekaligus menyalurkan bantuan bagi para korban bencana.

Baca Juga:  Penemuan Jasad Bayi Perempuan Terkubur Dangkal di Cepogo Boyolali Gegerkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bencana yang terjadi pada Jumat lalu menyebabkan kerusakan di berbagai wilayah, termasuk Desa Ngingas, Kecamatan Waru, serta Desa Tulangan dan Desa Kepatihan di Kecamatan Tulangan.

Subandi menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo akan bergerak cepat untuk membantu masyarakat terdampak agar segera pulih dari situasi sulit ini.

Baca Juga:  Enam Pengedar dari Ragam Profesi Diciduk Satreskoba Blitar Kota: Ojol, Petani, hingga Residivis Kembali Beraksi

“Pemerintah hadir untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan bantuan yang diperlukan. Selain sembako dan terpal, kami juga berjanji membantu perbaikan rumah warga yang rusak,” ujar Subandi.

Subandi memastikan distribusi bantuan dilakukan dengan cepat untuk mengantisipasi dampak lanjutan, terutama karena curah hujan yang tinggi. Ia juga menginstruksikan pengiriman tim Trauma Healing untuk membantu para korban mengatasi dampak psikologis akibat bencana.

Baca Juga:  Polres Sampang Bongkar Jaringan Narkoba, Narapidana Lapas Diduga Jadi Pengendali

Sementara itu, Kepala BPBD Sidoarjo, Mustain, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan puluhan personel, termasuk relawan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), untuk mendukung evakuasi dan pendataan kerusakan.

Hingga saat ini, 23 rumah telah tercatat mengalami kerusakan, dan jumlah ini diperkirakan bertambah seiring dengan pendataan lebih lanjut.

Baca Juga:  Perkuat Harmoni Sosial, Bupati Subandi Puji Kiprah Alumni Ponpes Mamba’ul Ma’arif dalam Membingkai Kehidupan Beragama di Sidoarjo

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memperbarui data dan memastikan tidak ada warga yang terlewat dari bantuan,” kata Mustain.

Kepala Desa Ngingas, Samian, memaparkan bahwa dampak paling parah dirasakan oleh warga di RT 6, RT 7, dan RT 8. Sebanyak 63 rumah rusak akibat terjangan angin kencang. Selain rumah warga, fasilitas umum seperti masjid Al-Mahdiyyin dan balai RW juga mengalami kerusakan yang signifikan.

Baca Juga:  “Cendana Emas” Grebeg Jentik: Puskesmas Sidorejo Lor Temukan Sarang Nyamuk Tak Terduga di Kolam Mati

“Kami berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan untuk memperbaiki fasilitas umum dan rumah warga, terutama menjelang musim penghujan ini,” ujar Samian.

Dinas Sosial Sidoarjo juga telah menyalurkan bantuan logistik, termasuk sembako, melalui Tim Reaksi Cepat (TRC). Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerugian material akibat bencana.

Baca Juga:  Lilik Hendarwati Sambut Putusan MK: Era Baru Demokrasi Tanpa Presidential Threshold

Plt. Bupati Subandi menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan pemulihan kondisi masyarakat. \”Kami tidak akan tinggal diam. Semua pihak, baik pemerintah daerah maupun relawan, terus bekerja bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak,\” tegasnya.

Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Pemerintah berharap masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana di tengah musim hujan yang masih berlangsung. (*)