Laporan: Ninis Indrawati

SAMPANG | SUARAGLOBAL.COM – Cuaca ekstrem yang melanda Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, pada Kamis (30/01/2025) sekitar pukul 13.30 WIB menyebabkan sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang di Jalan Raya Dusun Jelgung Oloh, Desa Jelgung. Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas lumpuh, menghambat mobilitas warga yang melintas di jalur penghubung antara Kecamatan Robatal dan Kecamatan Ketapang.

Kapolsek Robatal, AKP Siswanto SH, beserta anggotanya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Berbekal gergaji mesin yang telah disiapkan di kendaraan dinas Polsek Robatal, tim kepolisian bersama warga sekitar bahu-membahu mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

Baca Juga:  Tanpa Gimik, Tanpa Rekayasa: Rakernas PCTA Indonesia di Jombang Serukan Cinta Tanah Air yang Tulus

Dalam keterangannya, AKP Siswanto menjelaskan bahwa hujan deras yang berlangsung selama dua jam disertai angin kencang menjadi penyebab utama tumbangnya pohon mahoni tersebut. \”Kami bersama masyarakat bergerak cepat untuk menyingkirkan pohon yang menghalangi jalan agar arus lalu lintas dapat kembali normal,\” ujar AKP Siswanto.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Dengan koordinasi yang solid antara pihak kepolisian dan masyarakat, pohon berhasil dipotong dan disingkirkan dari badan jalan. Berkat sinergi tersebut, akses jalan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.

Baca Juga:  Polisi Geledah Rumah Mewah Pimpinan Koperasi BLN di Salatiga, Dugaan Penipuan Rp 3,1 Triliun Kian Terkuak

AKP Siswanto turut mengapresiasi peran serta warga yang sigap dalam membantu proses evakuasi. \”Kerja sama antara polisi dan masyarakat sangat penting, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti ini,\” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Sampang, AKBP Hartono S.Pd, MM, melalui Kapolsek Robatal, mengimbau seluruh jajaran Polsek untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Sebagai langkah antisipatif, setiap kendaraan dinas Polsek dilengkapi dengan peralatan seperti gergaji mesin dan alat pemotong lainnya guna mendukung penanganan situasi darurat secara cepat dan efektif.

Baca Juga:  Rutan Salatiga Terus Berikan Program Pembinaan Kerohanian Selama Ramadan

Dengan langkah tanggap seperti ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan terlindungi dalam menghadapi ancaman bencana di wilayah mereka. Kejadian ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan warga dapat menciptakan solusi cepat dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekitar. (*)