Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Aksi kekerasan yang mengejutkan kembali terjadi di wilayah Kota Salatiga. Dua remaja menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di dua lokasi berbeda di ruas Jalan Lingkar Salatiga (JLS), Minggu (10/8/2025) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB.

Peristiwa ini membuat warga setempat resah, lantaran pelaku diduga bergerak secara berkelompok menggunakan kendaraan roda empat dan sempat mengaku sebagai petugas dari Semarang.

Plh Kasi Humas Polres Salatiga, IPDA Sutopo, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya insiden tersebut.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bhayangkara: Wujud Apresiasi untuk Pengabdian dan Keteladanan Polri

“Infonya benar, namun belum ada aduan resmi. Baru dicek sama piket reskrim,” ujarnya singkat kepada Suaraglobal.com.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi, korban pertama diketahui baru saja mengisi bahan bakar sepeda motornya di SPBU kawasan JLS. Setelah itu, ia melaju menuju arah Semarang. Namun, sekitar 300 meter dari SPBU, korban mendadak menjadi sasaran tembakan yang mengenai bagian pinggang.

Baca Juga:  Tak Ada Toleransi Pelanggaran: Sipropam Polres Pasuruan Tindak Tegas Anggota dalam Operasi Gaktibplin

Sementara korban kedua yang mengalami luka di kepala dikenal dengan panggilan Dimas ditemukan di lokasi berbeda, tepatnya di simpang empat Gamol dekat perempatan makam. Menurut keterangan saksi, kejadian yang menimpa Dimas juga melibatkan kelompok pelaku yang sama.

Salah satu saksi mata mengaku melihat para pelaku melaju berkonvoi dengan kendaraan roda empat. Bahkan, ada yang mendengar salah satu pelaku berteriak mengaku sebagai petugas dari Semarang sebelum kejadian berlangsung.

Baca Juga:  SPPG Ledok Diresmikan, Pemkot Salatiga Mantapkan Langkah Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga Salatiga untuk lebih waspada, terutama saat berkendara di malam atau dini hari. Aparat berjanji akan meningkatkan patroli di jalur-jalur rawan demi memastikan keamanan masyarakat. (*)