Laporan: Wahono

TEMANGGUNG | SUARAGLOBAL.COM – Suasana di Rutan Kelas IIB Temanggung pada Kamis (14/8/25) berubah meriah dan penuh keceriaan. Puncak perayaan lomba dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia diwarnai oleh gelaran lomba karaoke yang menampilkan “suara emas” para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Berlokasi di halaman dalam Rutan, para WBP tampil dengan penuh percaya diri membawakan lagu-lagu pilihan mereka. Sorak sorai penonton dan tepuk tangan riuh menjadi latar setiap penampilan, menciptakan atmosfer hangat dan penuh semangat kekeluargaan.

Baca Juga:  Sumut Siap Sambut Pilkada Serentak: Pj. Gubernur Agus Fatoni dan Forkopimda Lepas Personel Pengamanan TPS

Kepala Rutan Temanggung, Hendra Prastya Nugraha, menyampaikan bahwa lomba karaoke ini tidak sekadar hiburan semata, namun juga menjadi media pembinaan mental dan peningkatan rasa percaya diri bagi WBP.

“Melalui kegiatan seperti ini, WBP dapat menyalurkan bakat seni mereka sekaligus mempererat hubungan antar sesama. Kami ingin menciptakan lingkungan pembinaan yang positif dan penuh dukungan,” ujar Karutan Hendra.

Baca Juga:  “Nguri-Uri Tradisi Jawi”: Dawuhan Dandan Kali Sendang Gambir Satukan Warga Tetep Lewat Budaya dan Gotong Royong

Kegiatan karaoke ini menjadi penutup rangkaian pekan olahraga dan seni yang telah berlangsung beberapa hari sebelumnya. Selama pekan perayaan, WBP telah mengikuti berbagai perlombaan yang dirancang untuk menggali potensi dan mengasah keterampilan, sekaligus mempererat kebersamaan di antara mereka.

Dengan sorotan lampu panggung sederhana, lantunan lagu-lagu favorit, serta dukungan hangat dari sesama WBP dan petugas, lomba karaoke ini membuktikan bahwa pembinaan di Rutan Temanggung tak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga memberi ruang bagi kreativitas dan ekspresi seni.

Baca Juga:  Estafet Kepemimpinan Rutan Salatiga: Anton Adi Ristanto Ajak Bersinergi Ciptakan Manfaat Nyata Bagi Warga Binaan dan Masyarakat

Kemeriahan pun berakhir dengan penuh sukacita, meninggalkan kesan mendalam bahwa kebersamaan dan semangat kemerdekaan dapat dirayakan di mana saja, termasuk di balik jeruji besi. (*)