Laporan: Wahono

TEMANGGUNG | SUARAGLOBAL.COM – Dalam semangat memperingati bulan suci Muharram, khususnya 17 Muharram 1447 Hijriah, Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Desa Tuksari bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tuksari, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, menggelar kegiatan santunan bagi anak-anak yatim piatu pada Sabtu, 13 Juli 2025. Kegiatan penuh makna tersebut berlangsung khidmat di halaman lapangan Desa Tuksari.

Sebanyak 144 anak yatim piatu yang berasal dari wilayah Desa Tuksari menerima santunan berupa uang tunai. Bantuan ini dihimpun melalui inisiatif pembagian amplop kosong kepada warga desa sebagai bentuk ajakan untuk berpartisipasi dalam amal kebaikan. Uang yang terkumpul dari warga secara sukarela kemudian disalurkan langsung kepada anak-anak penerima manfaat.

Baca Juga:  Libur Paskah Membludak! KAI Daop 8 Surabaya Siapkan 99 Ribu Kursi Tambahan

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari para jamaah dan siswa desa, Forkompimcam Kledung, Wakil Bupati Temanggung, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kepala Desa beserta perangkatnya, hingga para donatur dan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tuksari, Sukirno, yang juga bertindak sebagai koordinator kegiatan menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kepedulian berbagai pihak dalam mendukung kegiatan sosial ini.

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-60 dengan Penganugerahan Penghargaan Kepada Pelopor Kesehatan

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan kasih sayang kepada anak-anak yatim piatu di sekitar kita. Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita semua,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada pengurus harian NU Ranting Desa Tuksari, para Kadus, RT, serta donatur yang dengan ikhlas membantu proses pengumpulan dan penyaluran dana.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum spiritual dan kebersamaan bagi warga Desa Tuksari. Harapannya, melalui kegiatan ini, anak-anak yatim piatu yang disantuni dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan berprestasi.

Baca Juga:  Teguhkan Pendidikan Berkarakter, Pemkot Salatiga Lantik 10 Kepala SD dan 6 Pengawas Sekolah

“Kami berharap santunan ini bisa memberikan kebahagiaan serta motivasi kepada anak-anak penerima agar terus semangat dalam menjalani kehidupan,” tambah Sukirno, diamini oleh seluruh panitia dan undangan yang hadir.

Kegiatan santunan dalam rangka memperingati bulan Muharram ini menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong, nilai-nilai kepedulian sosial, dan keimanan masyarakat Desa Tuksari. Diharapkan kegiatan serupa bisa terus dilakukan setiap tahun sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan anak-anak yatim piatu di lingkungan sekitar. (*)