Gambar lokasi gempa Halmahera, Provinsi Maluku Utara. (Foto: dok. BMKG)

Halmahera, beritaglobal.net – Gempa dengan parameter 7,2 SR yang mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara, Minggu (14/07/2019) pukul 16.10 WIB terletak pada koordinat 0,56 LS dan 128,06 BT.

Hingga pukul 17.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 7 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo diatas 5 sebanyak 5 kali dan 2 kali magnitudo di bawah 5.

Baca Juga:  Empat Pendekar Muda Kodrat Sidoarjo Menggebrak Kejurnas 2025: Sabet Emas hingga Perak, Bukti Pembinaan Tak Pernah Padam

Hingga saat ini belum ada laporan terkait dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya, dan agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Baca Juga:  Tak Ada Tempat untuk Miras! Polres Bondowoso Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Jelang Idul Fitri

Dalam siaran persnya yang dikeluarkan pada tanggal 14 Juli 2019, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.  menginstruksikan kepada masyarakat agar mencari formasi resmi terkait gempa hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg. (Fera Marita)

Baca Juga:  Tragedi Mutilasi di Ciamis: Pelaku Mutilasi Perlihatkan Potongan Daging Istri di Depan Tetangga