Srikandi PP Kota Salatiga saat bersama dengan Perempuan Lintas Parpol se Kota Salatiga, melakukan baksos di hari peringatan Lahir Pancasila. (Foto: Dok. Humas Srikandi PP Kota Salatiga)

SALATIGA, beritaglobal.net – Tanggal 1 Juni, diperingati bangsa Indonesia sebagai hari lahirnya Pancasila. Tepat hari ini, Senin (01/06/2020), Srikandi Pemuda Pancasila Kota Salatiga menggelar deklarasi, sekaligus bakti sosial (Baksos) bagi masyarakat terdampak Covid-19 di lumbung pangan tersebar di empat kecamatan.

Lumbung Pangan Al Fadilah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, menjadi pusat kegiatan Baksos para Srikandi sekaligus tempat Deklarasi peringatan Harlah 1 Juni menggandeng perempuan lintas partai politik (Parpol) se-Kota Salatiga diantaranya Nasdem, Golkar, PKS, Demokrat, Gerindra dan PPP.

Baca Juga:  Dukungan Strategis Kemhub: 480 Minibus dan Kapal Terapung untuk Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut 2024

Deklarasi diikuti perwakilan Srikandi PP Kota Salatiga yang Diketuai Dr. C. Maya Indah, S.H., M.Hum., dan didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina Organisasi AKBP (Purn) Rugaya Renwarin, S.H., M.M.

Serta, beberapa tokoh perempuan lintas parpol yang mendukung dan mensupport penuh kegiatan perdana dan pertama di Jateng tersebut.

Diketuai Srikandi PP Kota Salatiga Dr. C. Maya Indah, S.H., M.Hum., mengatakan, momentum 1 Juni menjadi momentum perempuan untuk mengingatkan Pancasila menjadi pemersatu bangsa menghadapi Pandemi Covid-19.

“Baksos bersama Srikandi PP Kota Salatiga dan perempuan pelbagai Parpol di Salatiga ini menjadi simbol bahwa perempuan punya andil menjadi garda terdepan pencegahan Covid-19, sekaligus menunjukkan sikap gotong royong sebagai kearifan lokal perlu diingatkan kembali untuk seluruh masyarakat Indonesia,” jelas Dr. C. Maya Indah, S.H., M.Hum.

Baca Juga:  Breaking News: Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Sisi Timur Wilayah Kecamatan Pabelan, Banyak Pohon Tumbang dan Atap Bangunan Terbang

Dipilihnya Lumbung Pangan Al Fadilah, Kecamatan Tingkir, Salatiga sebagai pusat deklarasi sekaligus baksos bagi masyarakat terdampak Covid-19, tercatat oleh Dinas Kesehatan Kota Salatiga sebagai wilayah terbanyak memiliki positif Covid-19 di Salatiga.

“Sehingga, sangat tepat usai deklarasi dilanjutkan dengan baksos bagi warga cluster Blondo Celong, cluster terbesar positif di Kota Salatiga,” ujarnya.

Lantas apa yang mendorong Srikandi PP Kota Salatiga menggandeng perempuan lintas partai, Dosen Fakultas Hukum UKSW ini menyinggung tengah keprihatinan bangsa ini, muncul persoalan radikalisme, terorisme, dan ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila.

Baca Juga:  Hari Desa Nasional: Kabupaten Semarang Dorong Desa Mandiri Pangan dan Atasi Stunting

“Jauh sebelum acara ini dilakukan Srikandi PP sebagai wadah perempuan PP bertandang ke semua tokoh ketua partai politik di Salatiga. Upaya tersebut kami lakukan untuk menegaskan bahwa Salatiga membutuhkan ruang gotong royong sinergi antara masyarakat dengan semua parpol dengan tanpa politisasi baksos untuk bersatu menghadapi pandemi,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Titik Kristiana Anggraini, S.Pd mewakili perempuan PKS mendukung penuh giat Srikandi PP sebagai ormas dan Perempuan dari pelbagai organisasi politik di Salatiga.

“Bersatu melawan Covid-19 adalah salah satu pengamalan Nilai Pancasila,” tandasnya. (Na/Agus Subekti)