Banjarnegara.Beritaglobal.net Apel kesiapsiagaan dalam rangka antisipasi penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Banjarnegara Bertindak sebagai pembina Apel Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi Faisal,S.T., M.Han. Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, S.H., S.I.K., M.H., M.Si bertempat di jalan Dipayudha Banjarnegara, depan Pendopo Dipayudha Banjarnegara. Kamis (22/10).

Bupati Banjarnegara dalam sambutannya menyampaikan apel siaga ini bertujuan untuk mengantisipasi bencana tanah longsor, angin kencang, banjir dan gas beracun di wilayah kabupaten Banjarnegara.

Karena wilayah Kabupaten Banjarnegara yang rawan bencana seperti wilayah nya 75 persen merupakan wilayah yang rawan bencana alam khususnya tanah longsor.

Baca Juga:  Jatim Perkuat Link and Match, Dindik Resmikan Arena Uji Pengelasan Berstandar Industri di SMK PAL Surabaya

Data sampai dengan tanggal 21 Oktober, bahwa tanah longsor terjadi sebanyak 101 kali  telah terjadi kejadian banjir  2 kali kejadian, angin kencang 21 kali kejadian, gempa 1 kali kejadian, kebakaran 26 kali kejadian serta erupsi 0 kejadian sehingga total kejadian 146

Untuk itu Pemerintah kabupaten Banjarnegara melalui BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah) bersama instansi terkait terus mengoptimalkan seluruh potensi yang ada untuk menghadapi terjadinya bencana tersebut, melaksanakan pencegahan agar tidak terjadi lagi bencana yang menyebabkan korban personil maupun materiil.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Bulan Ramadhan: Dandim 0714/Salatiga Gelar Buka Puasa Bersama 200 Penyandang Disabilitas 

Musim hujan di wilayah Kabupaten Banjarnegara terjadi pada bulan Oktober dengan puncak musim hujan di bulan Januari sampai Februari 2021, adanya prediksi kemudian di bulan berikutnya mulai intensitas nya hujan rendah, hal itu harus kita antisipasi bersama dengan mengoptimalisasi tata kelola air dari hulu hingga hilir.

Melalui apel siaga ini Saya berharap akan terjadi sinergitas dan keterlibatan semua pihak untuk dapat berkontribusi secara langsung sesuai fungsi dan peran masing masing. Penanggulangan bencana dan pengurangan resiko bencana merupakan tanggung jawab semua pihak.

Baca Juga:  147.380 Knalpot Brong Disita Polda Jateng, Kapolda Tegaskan Penindakan Dilakukan Humanis dan Edukatif

Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi Faisal,S.T., M.Han. menambahkan “Untuk kesiapan Kodim saat ini selalu menyiapkan siaga pasukan setingkat peleton sebanyak 30 orang, tapi untuk Kodim 0704/Banjarnegara seluruhnya siap dengan 325 orang, jadi untuk antisipasi ini selain personil yang kita siapkan, juga perlengkapan yang disiapkan, bersama sama dengan stakeholder yang ada di Banjarnegara  untuk menghadapi bencana ini”, jelasnya. (Iwan)