Sunarko ketiaka buka acara pemancingan

BANJARNEGARA, Berita global– Pembukaan embung Taruna Tani yang berada di Desa Susukan, Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara dengan lahan seluas 20×30 meter mulai di lauching, Minggu (112021).

Pembukaan sendiri di isi kegiatan lomba memancing dengan di ikuti oleh puluhan peserta dari Barasus Fishing Club Banjarnegara.

Lauching embung Taruna Tani yang bekerjasama dengan Barasus Fishing Club yang berdiri di lahan seluas 20×30 meter persegi tersebut dibuka oleh Ketua Gapoktan Sunarko. Dalam sambutannya dirinya mengatakan, embung bantuan dari Dinas Pertanian tersebut semoga kedepannya bisa membantu para petani sekitar embung disaat musim kemarau, yang sering kali kekurangan air untuk pengairan sawah.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Jatim Peringati Harlantas Bhayangkara ke-69: Aksi Nyata Ditlantas Polda Jatim, dari Distribusi Air Bersih hingga Anjangsana Purnawirawan

” Mengawali lauching pembukaan embung hari ini, dari Gapoktan Taruna Tani bekerjasama dengan Barasus Fishing Club mengadakan kegiatan lomba mancing, embung ini bantuan dari Dinas Pertanian Banjarnegara yang nantinya untuk membantu para petani disaat musim kemarau tiba, karena di sawah disekita embung sangat kekurangan pasokan air, sehingga itulah dari Gapoktan Taruna Tani langsung mengajukan bantuan dan Alhamdulillah terlaksana, dan sebagai pembukaan embung kita kenalkan ke masyarakat dengan lomba mancing”, jelas Sunarko.

Baca Juga:  Main di Tepi Sungai Berujung Duka: Seorang Bocah Asal Bangkalan Tewas Tenggelam di Kombangan Ini Jelasnya

Sunarko menambahkan, embung tersebut nantinya akan mengairi area persawahan sekitar 2 hektar saat panen pertama dan 4 hektar dipanen 2 dan ke 3. Namun menurut dirinya air yang dihasilkan dari embung tetap tidak cukup, sehingga dirinya berinisiatif kedepan akan membuat sebuah sumur bor.

Baca Juga:  Ribuan Jamaah Padati Haul Akbar Al-Fitrah Kenjeran

” Kalau musim kemarau air tetap tidak cukup, maka dari itu nantinya saya akan membuat sumur bor di dekat sumber mata air disekitar sini, biar pada musim kemarau sawah bisa selalu bisa disaluri air dan tidak gagal panen”,pungkas Sunarko.