Laporan: W Widodo

KABUPATEN SEMARANG | BERITA-GLOBAL.COM – Sebanyak 1.230 peserta seleksi Calon Taruna (Catar) Poltekip dan Poltekim di Jawa Tengah hari ini, Senin (19/06) hingga Rabu (21/06) mendatang melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah yang bekerjasama dengan BKN Semarang menggelar SKD tersebut di UPT BKN Semarang yang terletak di Bergas, Kabupaten Semarang.

Pelaksanaannya sendiri terbagi dalam 4 sesi setiap harinya, dimana sebanyak 120 peserta melangsungkan tes SKD berbasis CAT di setiap sesinya. Peserta diimbau untuk hadir 90 menit sebelum pelaksanaan tes guna persiapan administrasi seperti pengambilan pin sesi dan cek perlengkapan yang harus dibawa, hal ini sesuai dengan pengumuman pada website catar.kemenkumham.go.id.

Baca Juga:  Puting Beliung Landa Tiga Desa, Situs Keramat Sunan Kalijaga Ikut Porak Poranda Diterpa Cuaca Ekstrem, Ini Jelasnya

Plt. Kepala Kantor Wilayah Hantor Situmorang yang didampingi Kepala Divisi Administrasi Hajrianor hadir untuk memantau proses pelaksanaan SKD di hari pertama.

Menurut Hantor, panitia Kanwil sudah sangat siap dalam menggelar SKD ini, terlihat dari transparansi dan lancarnya alur peserta dari mulai masuk lokasi tes hingga ke ruangan untuk mengerjakan SKD. Karena sebelumnya saat panitia mengadakan rapat internal, Hantor sudah mengingatkan untuk cek, ricek, dan kroscek kembali keseluruhan sarana prasarana yang akan digunakan dan juga kesehatan panitia.

Baca Juga:  Perisai Baru Kaum Rentan: Polres Malang Resmikan Satres PPA–PPO untuk Perkuat Penegakan Hukum Humanis

“Setiap pekerjaan itu ada cek ricek kroscek, siapkan mental dan kesehatan kita untuk perhelatan ini, karena kita dianggap sebagai salah satu kementerian yang transparan dalam seleksi Catar dan CPNS,” katanya dalam rapat pada Jumat (16/06) lalu.

Panitia pelaksanaan secara tegas menyatakan bahwa seluruh proses seleksi Catar ini murni dan bebeas dari pungli dan KKN. Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Umum Budhiarso Widhyarsono saat memberikan arahan sebelum peserta memasuki ruang tes.

Baca Juga:  Gaspol MBG! Khofifah Kumpulkan Bupati/Wali Kota se-Jatim, Menko Pangan Pimpin Rakor Percepatan Makan Bergizi Gratis

“Seleksi ini tidak dipungut biaya sepeserpun, kalau ada yang mendapati atau dijanjikan oleh seseorang bisa menjadikan taruna, itu adalah bohong!” kata Budhiarso.

Hal itu juga diamini peserta SKD setelah pelaksanaan tes sesi pertama.”Seleksi disini transparan, dan (Kemenkumham) konsisten menjaga transparansi tersebut karena saya sudah 3 kali ini ikut ujian, semoga tahun ini rejeki saya,” ujarnya saat ditemui tim humas.

Pada kesempatan itu turut mendampingi Pimti Pratama, Kepala UPT BKN Semarang Ahyu Wulandari, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Kepegawaian Agung beserta tim Biro Kepegawaian Kemenkumham. (*)