Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih peringkat ketiga dalam kategori Inovasi Pemerintah

Kabupaten/Kota di ajang Inovation Academy 2024 yang diadakan oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) melalui BPSDM Jawa Timur.

Baca Juga:  PDAM Salatiga Segera Punya Dirut Baru, Tinggal Tunggu Restu Kemendagri

Penghargaan ini diumumkan pada acara penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI di Gedung BPSDM Jatim, Kamis (14/11).

Pjs. Bupati Sidoarjo, Muhammad Isa Anshori, hadir secara langsung untuk menerima penghargaan tersebut. Didampingi oleh Kepala Bagian Organisasi Setda Sidoarjo, Arif Mulyono, yang merupakan sosok di balik inovasi unggulan Pemkab Sidoarjo, Isa Anshori menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pengakuan ini.

Baca Juga:  Polda Jatim Tindak Tegas, Pemuda Sumbar Berhasil Ditangkap di Jaksel Sebar Konten Asusila, Ini Jelasnya

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya simbol penghargaan, tetapi bukti nyata dari dedikasi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dalam menciptakan solusi yang memberikan manfaat luas.

“Penghargaan ini menjadi bukti dedikasi dan komitmen kami untuk terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat. Terima kasih kepada LAN RI atas apresiasi ini.

Baca Juga:  Binrohtal Jelang Ramadhan, Polres Nganjuk Tegaskan Polisi Humanis dan Berintegritas

Semoga ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan,” ujar Isa Anshori.

Kegiatan PKN Tingkat II Angkatan XXVI yang berlangsung di BPSDM Jatim ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari 26 kabupaten/kota luar Jawa Timur, 7 instansi di provinsi Jawa Timur, serta 27 kabupaten/kota di dalam provinsi. Plt.

Baca Juga:  OPS Patuh Candi2025: Satlantas Polres Semarang Gaungkan Tertib Lalu Lintas dan Anti-Bullying di SD, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah lulus program pelatihan ini. Ia menyatakan bahwa proses kelulusan yang melibatkan tiga tahap evaluasi menunjukkan komitmen LAN RI dalam mencetak pemimpin berkualitas.

“PKN Tingkat II ini telah membuktikan bahwa evaluasi dan pemantauan yang dilakukan secara mendalam mampu menghasilkan pemimpin yang siap mengimplementasikan perubahan di daerah masing-masing,

Baca Juga:  Ngopi Keliling ala Polisi: Warga Jabaran Diajak Bersatu Jaga Kondusifitas Sidoarjo

” ujar Muhammad Taufiq. Ia juga berharap para lulusan dapat membawa dampak positif dan mendorong transformasi dalam tata kelola pemerintahan, sehingga pembangunan di setiap daerah dapat berjalan lebih efektif.

Prestasi ini menambah daftar pencapaian Pemkab Sidoarjo yang terus berfokus pada kolaborasi dan pengembangan inovasi demi menjawab tantangan pembangunan daerah.

Baca Juga:  Pasca Banjir, Polres Jember Turun Tangan Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak

Program “Kerja Kolaborasi” yang diusung oleh Bagian Organisasi Setda Sidoarjo telah membuktikan efektivitasnya dalam menghadirkan terobosan baru yang berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya untuk terus meningkatkan inovasi dan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga:  Berbagi di Dermaga, Mengabdi Sepenuh Hati: Polres Tanjung Perak Tebar Sembako untuk Bentor dan TKBM Jelang Hari Bhayangkara ke-79

Dengan penghargaan ini, Sidoarjo mempertegas posisinya sebagai salah satu kabupaten yang berkomitmen dalam menciptakan perubahan nyata melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif.

Semangat dan dedikasi ini menjadi modal penting bagi Pemkab Sidoarjo dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)