Laporan: Fajrin S

NAMLEA | SUARAGLONDAL.COM – KPU Kabupaten Buru gelar debat publik ketiga serta menjadi penutup rangkaian acara debat kandidat calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Buru yang berlangsung dengan meriah di Aula Kantor Bupati Buru pada Rabu, (20/11/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru dihadiri oleh para pendukung, tokoh masyarakat, dan media lokal yang menyaksikan langsung argumen dan visi para calon, acara ini juga di siarkan secara live streaming.

Baca Juga:  Semarak HUT ke-80 RI di Sine Ngawi: Bela Diri, Busana Adat, hingga Gemuruh Detik Proklamasi

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru, Walid Azis, memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buru Tahun 2024 berlangsung dengan aman, damai dan lancar.

Hal ini dikarenakan seluruh komponen yang ada di Kabupaten Buru sangat bersinergi untuk melaksanakan Pilkada.

Baca Juga:  Solidaritas di Tengah Bahaya: Sinergi TNI-Polri dan Warga Padamkan Kebakaran Hutan di Lumajang

Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya pada Debat Ketiga Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru Pemilihan Tahun 2024, di Aula Kantor Bupati Buru, Namlea, Maluku, Rabu (20/11/2024).

“Kami sangat mengharapkan sungguh agar debat ini dapat dimaksimalkan oleh setiap pasangan calon untuk lebih memperdalam dan mempertajam visi misinya, sebab ini bukan saja disaksikan oleh orang yang di ruangan ini, tapi semua masyarakat Kabupaten Buru, karena disaksikan melalui live streaming,” kata Azis.

Baca Juga:  Tiga Pengedar Sabu, Berhasil di Amankan Satnarkoba Polres Kebumen Dengan Barang Bukti 12.1 Gram

Dirinya menyebutkan, saat ini Kabupaten Buru memiliki para calon-calon pemimpin yang hebat, luar biasa dan sangat profesional.

Pasalnya, ketika di ruang debat hingga panggung-panggung kampanye, para pasangan calon selalu beradu argumen, visi misi serta strategi.

Baca Juga:  UNAIR Kukuhkan Mahasiswa Baru Pascasarjana: Rektor Tekankan Pentingnya Berpikir Kritis dan Target Kelulusan Tepat Waktu

“Tetapi, di ruang publik yang lain, mereka terlihat memiliki kebersamaan rasa sebagai putra-putri terbaik Bupolo, karena mempunyai tujuan yang sama untuk membangun Kabupaten Buru,”ujarnya.

Dalam sesi tanya jawab, para calon saling beradu pendapat mengenai isu-isu krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dan sumber daya alam.

Baca Juga:  Makin Modern! Perpanjangan SIM Kini Bisa Sambil Cuci Mata di Mall BG Junction

Debat ini juga menyentuh masalah transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

Beberapa calon menegaskan komitmen mereka untuk memberantas korupsi dan memastikan penggunaan anggaran yang efisien.

Baca Juga:  Sistem Baru Kloter Haji Embarkasi Surabaya: Berdasarkan Syarikah, Bukan Lagi Pra-Manifest

Setelah dua jam debat yang penuh antusiasme, moderator menutup acara dengan mengingatkan pentingnya pemilih untuk mengevaluasi setiap calon berdasarkan visi dan misi yang telah dipresentasikan.

Debat ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat dalam menentukan pilihan pada pemilihan yang akan datang. (*)